Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibawah Lengan Serigala Putih

Dibawah Lengan Serigala Putih

Cahayanya semakin terang, dan sosok pria tanpa busana mulai tergambar jelas, dengan telapak tangan terbuka yang memiliki sumber cahaya merah yang berasal dari batu suci. Mantra-mantra mulai kembali terdengar sahut menyahut, begitupun dengan sosok pria dengan batu suci merah yang ikut berseru-seru. Perlahan-lahan, dari balik kulitnya yang tak tertutup, muncul goresan berwarna hitam yang membentuk aksara yang mulai memenuhi sekujur tubuhnya. "Rifian telah bangkit!" Begitu seru salah satu suara yang terdengar paling lantang.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Pilihan Mama

Menikahi Gadis Pilihan Mama

"Enggak ada yang mengalahkan ketampananku." "Over pede." "Dah, mana fotonya?" Raisa mengutak-atik ponselnya. Kemudian menunjukkan foto seorang pria berkulit putih yang harus kuakui, tampan. Mirip cowok-cowok Korea. "Ganteng, kan?" tanyanya. "Tetap aku yang lebih handsome." Raisa menyipitkan mata hingga tersisa segaris. "Masih gantengan dialah. Lebih putih dan lebih tinggi pula," jelasnya dengan suara yang terdengar bangga.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Putera Mahkota

Menjadi Istri Putera Mahkota

Apalagi saat tantenya memekik "Gila! Suamimu kaya banget nduk...." Mengusap pelipisnya, mencoba menghilangkan pusing di kepalanya. Rebecca tetap bertahan di tempatnya berdiri. Gaun longgar perpaduan warna merah, hijau dan putih khas Uni Emirat Arab yang bertabur swarovsky rancangan Ghaida terlihat sempurna di tubuhnya. Longgar dan semakin anggun dengan pashmina off white keluaran Haute Hijab menutupi rambutnya dengan model turban yang diberi hiasan cantik.
9.74.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Apa kau lihat ada seseorang yang menunggangi awan putih itu? "Memang ada saya lihat Hai! Jin Muka Seribu. Seorang berpakaian serba putih. Pakaiannya begitu panjang hingga sesaat menjela ke bumi sesaat lagi melayang tinggi seolah menembus langit. Rambutnya yang hitam panjang berkibar-kibar ditiup angin. Saya juga seperti membaui sesuatu yang harum"
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
23.14

23.14

Sewot mereka. "Oh, maaf. Saya hanya memeriksa karena ruangan ini terdengar berisik sekali sampai luar." Ujar orang berjas putih itu-- Reyhan. "Oh iya, perkenalkan, saya Reyhan alfiano, kalian bisa manggil saya Reyhan. Saya kepala uks yang baru disini, salam kenal." Lanjutnya dengan ramah. "Oh, iya pak." "Maaf kami kurang sopan tadi," cengir Alfi.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

"Karena Sumirah bersekutu dengan penguasa Rawa Ireng, seperti yang telah kau ceritakan padaku. Kau ingin tahu apa itu susuk teratai putih Anggara?" "Iya, Kyai!" "Susuk teratai putih adalah susuk yang merasuk ke dalam jiwa si pengguna. Susuk itu bukanlah seperti susuk biasa yang hanya bersemayam di kulit orang yang menggunakannya. Susuk ini langsung menyatu dan mengikat jiwa orang yang menggunakannya. Kau tahu apa timbal balik yang harus diberikan oleh si Pengguna kepada penguasa Rawa Ireng agar bisa menggunakan susuk ini?"
9.751.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
After We Married

After We Married

Pada akhirnya, dia tidak menyesali petualangannya di negeri orang. "Aku jadi menemukan Littlewhite." Rhea berhenti melangkah ketika mendengar nama itu. "Littlewhite?" Dia memastikan. "Anjing siberian husky putih milikku. Aku juga membawanya ke sini." Jelas Reihan. Dia baru sadar dia tidak pernah membicarakan anjingnya ke Queen. "Tapi... Littlewhite?"
9.515.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Indah melempar apel itu ke arah sosok putih di depannya. Rian melotot ke arah Indah. "Apa kau gila, ini wajah bukan tempat sampah. Kenapa kau menyemburkan apel yang kau kunyah ke wajahku, sungguh kau terlalu, ampas apel ini bau jigong mu" Indah tertawa Hahahaha "Maaf kak, aku hilaf" Sosok putih itu mengaum lalu menunduk. Sosok putih setinggi 7 kaki adalah jelmaan dari harimau putih, dia adalah tetua ke 2 dari Abdi Raja Kraton.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
GADIS POLOS MILIK CEO KEJAM

GADIS POLOS MILIK CEO KEJAM

“Livia, kamu di sini juga?” Livia menoleh cepat dan menemukan Reyhan—si mahasiswa idola fakultas teknik—duduk santai di sebelahnya. Dengan jas abu-abunya yang selalu wangi, rambut yang disisir rapi, dan kacamata tipis yang membuatnya terlihat lebih intelek, Reyhan adalah kebalikan dari Rafka. “Oh, Reyhan! Iya nih, lagi nemenin Rafka makan,” kata Livia senyum.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

#Pura_Pura_Rebahan Part 7 : Ide Gila Tuan Kreb ‘Braaakk!!!’ Terdengar suara pintu terbuka lalu ditutup dengan sangat keras, alias dibanting. Aku hanya melengos dan sudah tahu pelakunya itu, siapa lagi kalau bukan suamiku, Si Tuan Kreb alias Muhammad Nizar Iskandar, SE. Aku yang sedang rebahan di depan televisi tetap anteng saja dengan menatap sinetron chanel udang terbang, dua putriku sedang bermain boneka di kamar.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai reikhansa putih abu abu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status