Terjebak Cinta Suami Yandere (Indonesia)
Hatinya sakit bagaikan diremas oleh tangan tak terlihat, kedua tangannya mengepal di atas pangkuannya.
“Ahahaha! Shouhei sayang, jangan terlalu menyindir orang,” peringat Ayana, tersenyum manis dengan keringat dingin membanjiri wajahnya, sudah memasang posisi di mana wajahnya tidak terlihat oleh kedua orang di seberang meja. Dengan kening berkedut-kedut marah, mata setajam silet, dia berbisik kesal sangat halus. “Buka mulut!”