BURONAN
Lelaki itu bangkit dari duduknya setelah menenggak habis kopinya.
Dia menoleh ke arah Fadli yang masih duduk.
"Perlu kamu tahu, aku dan Rheyna akan segera menikah. Kami saling mencintai, Nenek yang akan membantu terlaksananya pernikahan kami dan aku harap, kamu pun bisa membantu,"
Sammy bisa melihat ekspresi kaget di wajah Fadli saat itu, meski setelahnya lelaki itu memilih untuk tak perduli dan langsung pamit pergi.