ISTRI BAYANGAN
Nama yang dicarinya segera muncul di layar ponsel.
"Halo, Sayang..." suara Hafiz merendah, penuh damba.
"Hafiz! Ya ampun sayang, aku rindu sekali. Kamu ke mana saja? Kamu tidak membalas pesanku selama beberapa hari ini," sahutku di seberang sana. Suaraku terdengar parau, sarat akan kerinduan yang menyiksa.
"Sshhh... tenanglah, Sayang. Maafkan aku. Keadaan sedang agak sulit belakangan ini. Tapi dengarlah, nanti malam aku akan ke sana. Aku akan menemuimu," janji Hafiz.
Hot Chapters