Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Brother Luck(not)

Brother Luck(not)

Mataku terpejam berusaha mengingatkan diriku sendiri. Egoiskah aku?
10198.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai renungan muhasabah diri
Tampilkan Ulasan (98)
Baca
+Pustaka
Susi_miu
Author dengan segala kerendahan hati ingin mengucapkan terima kasih kepada pembaca setia yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk membaca karya receh, tidak seberapa ini dan memberi support serta apresiasi kepada author selaku dedek emes. Maaf gak bisa mengucapkan satu satu. Love you guys...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Penyesalan

Penyesalan

tanya Reno sambil menangkup kedua pipi Alisya. Alisya mengangguk pelahan. Nasi sudah menjadi bubur, apalagi yang bisa ia lakukan sekarang? Lapor polisi? Apa dengan lapor ke pihak yang berwajib, ia akan mendapat kesuciannya kembali? Tidak! Itu hanya akan mempermalukan dirinya juga keluarga besarnya! "Lihat aku!" perintah Reno. "Kalau kamu menangis seperti ini karena kamu takut, jangan takut, aku akan selalu ada di sampingmu."
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Cinta yang Membawa Luka

Cinta yang Membawa Luka

Ia merasa seperti ada sesuatu yang telah berubah dalam dirinya, sesuatu yang sulit untuk diperbaiki. "Aku harus kuat," pikir Zahra pada dirinya sendiri. "Aku tidak bisa terus seperti ini. Penyesalan hanya akan berarti jika aku menggunakannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik." --- Malam itu, Zahra menutup matanya dengan doa. Ia memohon ampunan, memohon kekuatan, dan memohon petunjuk. Ia tahu bahwa perjalanan ini masih panjang, tetapi ia juga tahu bahwa setiap langkah kecil yang ia ambil menuju kebaikan adalah langkah yang berarti.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Pesona Istri yang Dikhianati

Pesona Istri yang Dikhianati

“Bagaimana aku bisa tidak membenci diriku sendiri? Aku yang menghancurkan segalanya... aku yang kehilangan semuanya. Aku bahkan tidak punya alasan untuk hidup sekarang!” “Berhenti bicara seperti itu!” Betran menaikkan suaranya, membuat Veronica terkejut. “Kau masih punya hidup, Veronica. Kau masih punya kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Tapi kau harus mulai dengan berhenti menyalahkan dirimu sendiri—dan juga berhenti menyalahkan orang lain.” “Bagaimana caranya?!” Veronica menjerit lagi. “Aku tidak tahu bagaimana caranya, Betran! Aku bahkan tidak tahu siapa diriku lagi sekarang!”
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Ia menyadari bahwa bayangan-bayangan itu bukan musuh, melainkan bagian dari ujian yang harus ia pahami. Ilham melakukan hal yang sama, menatap bayangan kemarahan dan penyesalannya. Ia melihat masa lalu, konflik yang belum terselesaikan, pilihan yang salah, dan hubungan yang retak. Semua itu kini muncul sebagai gelombang ujian yang menuntut kesadaran penuh. “Aku harus menerima semuanya,” pikirnya. “Hanya dengan menerima, aku bisa melewati ujian ini.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Takut jangan sampai ia membongkar rahasia yang belum layak untuk dikatakan kepada mereka yang belum sampai, sehingga dikhawatirkan salah dipahami. Jun terdiam sejenak, merenungkan kata-kata sang imam. "Jadi, pada akhirnya, manusia menghukum dirinya sendiri melalui dosa-dosanya?" tanyanya perlahan. Sang imam mengangguk. "Benar. Alam adalah cermin dari jiwa kita. Apa yang kau lakukan, apa yang kau pikirkan, semuanya kembali kepadamu. Dalam istilah kami, ini disebut namisi yitu kawuni-wunina opu— rasa itu adalah merupakan rahasia Tuhan, sehingga apa yang tersembunyi dalam hatimu akan menentukan nasibmu."
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

"Dia tahu Susan ada di pantai, tapi dia sengaja berbohong. Kalau saat itu aku langsung pergi, Susan pasti nggak akan mati!" Aku mendengar mereka berdebat, tetapi aku tidak tahu apa artinya 'mati'. Yang aku tahu, aku sangat takut. Kemudian, Tante Sandra membawaku ke depan altar persemayaman Ibuku. Banyak orang berlutut di sana, menangis di depan foto Ibu. Aku bertanya pada Tante Sandra, kenapa mereka menangis di depan foto itu. Tante Sandra menyeka air matanya dan menjawab dengan suara serak.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Hati yang Terikat Takdir

Hati yang Terikat Takdir

Ia merasa bahwa setiap kata dalam pesan itu memancarkan ketulusan dan penyesalan yang dalam. Di sisi lain kota, Rendra memandang pantulan dirinya di cermin. Matanya menunjukkan kelelahan yang telah bersembunyi di balik ketenangannya selama ini. Kini, ia sadar bahwa tidak ada yang lebih penting daripada memulihkan kepercayaan Arum dan memperbaiki dirinya sendiri.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Bidadari Surga Milik CEO

Bidadari Surga Milik CEO

Sulit baginya hidup tanpa separuh jiwanya. "Harusnya, saya tidak sekasar itu pada Ghina. Apa yang telah kamu lakukan, Zalman? Arrg!" monolognya geram. Sibuk mengacak-acak rambutnya yang masih basah karena air wudhu, pria itu mencoba menghukum dirinya sendiri. "Saya telah menyalahkannya atas persoalan yang padahal jika dilihat itu bukanlah hal besar. Saya memancing keributan dan kecurigaan pada orang yang saya percayai lebih dari diri saya sendiri."
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Aku yang sudah kelelahan dan masih merasa sakit, kini terpaksa harus melayani untuk kedua kalinya. Ada perasaan sesal yang kembali mendesak dada. Terjadi pergolakan batin yang sengit di dalam jiwa. Sudah benarkah apa yang kulakukan saat ini? Berdosakah diriku? Apakah aku sudah masuk ke dalam kubangan hitam yang menyesatkan? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang kini memenuhi kepala. Membuatku tersandung bingung yang tak berkesudahan. Andai memang aku salah besar, kuharap kesalahan ini dapat diperbaiki. Entah esok atau lusa. Jelasnya, aku tetap ingin menjadi insan baik, meskipun kuakui diri ini tak lagi suci.
1065.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai renungan muhasabah diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status