Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

Tergopoh-gopoh Jan menggendong Paula yang tidak sadarkan diri, hingga akhirnya dia sampai di persimpangan jalan di mana bus-bus untuk pergi ke Afganistan, dan itulah tujuan utamanya. Paula memegang kepalanya yang sudah terasa berat dan perih, darah kering terasa kasar ketika tersentuh telapak tangannya yang halus. Jan melirik padanya, "Itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan ledakan yang sengaja ayahmu lakukan!" ucapnya tanpa belas kasihan. Wanita yang parasnya sempurna ini tidak berkutik, dia sekarang sudah pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. "Aku tidak ada maksud untuk mencelakaimu, akan tetapi aku ingin memberikan pelajaran pada Jibs, ayahmu!" sambungnya kemudian.
109.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 192 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
Dewa Beladiri Pengguncang Langit

Dewa Beladiri Pengguncang Langit

Di sudut aula, seorang remaja berusia sekitar lima belas atau enam belas tahun, berwajah bersih dan mengenakan pakaian sederhana, masih terus berlatih. Hanya saja, yang ia hadapi bukanlah boneka perunggu, melainkan boneka kayu. Wajah remaja itu tampak serius dan penuh konsentrasi, namun yang lain justru tertawa mengejek dengan ekspresi meremehkan. “Yi Chen, kau setiap hari hanya berlatih dengan boneka kayu itu. Bagaimana mungkin kau bisa berkembang? Menurutku, lebih baik kau berhenti saja.”
542 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
Pak Jagat! Cintai Aku!

Pak Jagat! Cintai Aku!

Rachel menatap Jahat dengan penuh pengharapan, berpikir Jagat akan membantah ucapannya. "Apa saya harus memperjelasnya? Apa kamu tidak bisa melihat bagaimana saya menolak kamu? Kita bukan lagi remaja puber yang sedang beranjak dewasa seperti dulu yang bisa menjadi pihak yang memainkan perasaan dan pihak yang mau-mau saja dimainkan perasaannya. Dan sekarang saya sedang tidak bermain perasaan dengan kamu, jadi jawaban saya itu mutlak, jawaban saya itu tidak."
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer

Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer

hardik Pak Lukman yang tak habis pikir dengan remaja zaman sekarang. Bocah remaja itu pun terdiam. Dia mengakui bahwa dirinya memang masih terlalu hijau dalam urusan orang dewasa. Teman-temannya di sekolah sudah berpacaran, ditambah lagi pergaulan bebas yang marak tanpa pengawasan orang tua menjadi konsumsi sehari-hari yang membuat hal menyimpang itu menjadi lumrah.
1068.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang renungan untuk remaja
Ipakita ang mga Review (35)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Para Pembaca kisah Josh dan Candy, senang sekali bisa menyelesaikan karya ini di bab 150. Buku ini memenangkan lomba The Series-Skandal di Balik Meja Kampus (Rising Star) di Good Novel. Terima kasih banyak atas dukungan kalian baik gem, komentar, ulasan itu menjadi semangat bagiku terus berkarya
Sri Indah
Kehidupan Kelly yang lebih memilih seseorang dalam pernikahannya ,merupakan keputusan yang berat namun ,ketegasan itu bisa membuat kehidupan dimasa depan lebih diperhitungkan .Kira kira siapakah yang akan dipilih ,antara Jash dan Danny ? Yuk telusuri ceritanya Gaes
Basahin ang Lahat ng Review
Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Novel-novel ini lebih cocok untuk para remaja. Reiner mengedikkan bahunya kemudian duduk di pinggiran ranjang. "Justru aku sengaja memilih cerita-cerita remaja. Kalau cerita dewasa, aku tidak yakin pikiranmu akan tetap jernih." "Maksudmu?" Kedua alis Jasmine terangkat sembari ikut duduk di samping Reiner. "Maksudku." Jemari Reiner menjepit dagu Jasmine, membuat Jasmine mendongak ke arahnya.
4.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Satu anak remaja hanya memandangi langit dari dalam kamar kaca. Dan Alana, duduk di tengah mereka, mendadak merasa: “Ini bukan tentang banyak. Ini tentang benar.” --- Malamnya, ia mencatat satu kalimat: “Mungkin aku tidak sedang membangun tempat baru. Aku hanya sedang menjemput ulang cara hidup yang hampir dilupakan.” --- “Pelan Saja” tak punya spanduk besar. Tak punya sistem pendaftaran.
101.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 52 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
Fall In Love

Fall In Love

Ahh hari yang melelahkan, tapi juga sangat menyenangkan. Gue bingung besok kenakalan apa lagi yang harus gue lakukan, ayolah Friend hidup tanpa membuat masalah benat-benar sangat hambar. Ibaratkan ni, lu masak kangkung tanpa garam. Bah hambar, makannya sekolah tanpa masalah juga gitu. Kalau lu belom pernah buat masalah, masa remaja lo benar-benar ga berwarna. Terlalu banyak berfikir membuat mata gue berat, dan gue sendiri ga tau kapan pastinya. Tapi gue sudah terjatuh di alam mimpi, mimpi indah yang hanya gue dan Tuhan saja yang tau.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
CINTA DI DALAM PERJODOHAN

CINTA DI DALAM PERJODOHAN

Kehidupan adalah sesuatu dimana didalamnya tersimpan sebuah perjuangan yang penuh misteri. Kita sebagai manusia hanya bisa berencana dan bermimpi. Berjalan atau tidaknya tergantung kita yang memilih, begitulah pendapat Mira seorang gadis remaja berusia 19 tahun. Dalam benak Mira dia sudah merencanakan apa yang harus ia lakukan di massa depannya nanti. Sebagai anak remaja dia selalu bercita-cita ingin mengelilingi negri Korea dimana dia sangat menyukai K-Pop.
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 188 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
Wanita Untuk Sang Penguasa

Wanita Untuk Sang Penguasa

guman Regan sembari tersenyum sedih. "Dan kurasa ini saatnya kamu juga mengetahui apa yang terjadi, Ren..." **FLASHBACK 16 TAHUN YANG LALU** Remaja lelaki itu melangkah masuk menuju pintu gerbang rumahnya dengan gontai karena sekujur tubuhnya terasa lelah. Tugas-tugas sekolah dan banyaknya ekstrakuler yang ia ikuti terkadang memang membuat tenaganya terkuras habis, namun dibalik itu semua, sesungguhnya ia menyukai kesibukan.
1028.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 644 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
Sketsa

Sketsa

Sahabatnya itu ingin membuka butik. Terkadang ia rindu hanya ada mereka bertiga tanpa orang lain. Masa-masa remaja merekalah yang ia rindukan. Masa yang menurut Naya dulu adalah masa yang mendepresikan . Memikirkan tentang kedepannya ingin jadi seperti apa, tekanan ujian untuk masuk ke perguruan tinggi, tugas yang tiada habisnya, dan tekadang bingung dengan permasalahan jati diri. Padahal Naya belum tahu saja saat itu bagaimana menjadi orang dewasa yang masalahnya berlipat-lipat mendepresikan dari masalah remaja.
Sikat na Kabanata
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang renungan untuk remaja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status