Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saudara Angkatku, Rivalku

Saudara Angkatku, Rivalku

Di lain waktu, ketika Respati tampak stres karena kesulitan mendapatkan perjanjian kontrak besar, Risa mencoba mencairkan suasana. “Pak Respati, jangan tegang terus dong. Kayak kabel listrik ketarik!” seru Risa sambil menirukan ekspresi kaku Respati. “Mendingan kita healing dulu sebentar, minum es teh manis. Ingat pesan saya, semua harus dijalani dengan riang, Pak! Kalau Bapak stuck di pintu, jangan didorong, Pak. Coba diputar! Siapa tahu pintunya geser!”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai resah arti
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Kemarin stres.” “Stres apa?! Kerja bagus, hidup nyaman, pacar nggak ada — itu pilihan kamu sendiri,” Mama ngomel sambil menepuk kasur. “Kalau kamu tuh nggak terlalu bar-bar dan nggak ngegas mulu sama cowok, mungkin sudah ada yang naksir!” Selin membalik badan dan menutupi kepala dengan bantal. “Ma. . . please. Aku baru bangun.”
10796 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai resah arti
Baca
+Pustaka
Mantan Jadi Tetangga

Mantan Jadi Tetangga

Yah, kalau definisi aman itu sendiri adalah stres, depresi, dan ancaman krisis kepribadian) Tiga titik muncul. Hilang. Lalu muncul lagi. Dastan: (Kamu bisa, Rey) Reyhan menatap layar lebih lama dari yang seharusnya. Tidak ada kalimat motivasi panjang. Tidak ada basa-basi. Tapi entah kenapa, rasanya cukup. Ia pun meletakkan ponselnya, lalu menarik napas dalam-dalam.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai resah arti
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Ceritanya bagus Thor... Izin promo ya. Sambil nunggu update buku ini, mampir yuk ke cerita aku. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Makasih ^_^
Black Aurora
kayanya dari kemaren2 banyak komentar di sini tapi hilang ya? itu bukan aku yg hapus, tp dr aplikasi sendiri yaa...... kalau gabisa komen di sini, yuk komen di akhir bab saja, sbg penyemangat menulis dan agar tahu pendapat kalian utk kisah Dastan Marvella 🫶🏻🫶🏻
Baca Semua Ulasan
Terbelenggu Cinta CEO Kaya

Terbelenggu Cinta CEO Kaya

Getaran aneh di hatinya, campuran antara ketakutan, cemas, dan kebingungan, memenuhi dirinya saat ia mencoba memikirkan segala kemungkinan yang terbuka. “Saya tidak tahu... Saya tidak tahu apa maksudmu. Jangan bicara omong kosong!" Varisha akhirnya berhasil mengeluarkan suara, meskipun suaranya terdengar rapuh dan penuh dengan ketidakpastian.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai resah arti
Baca
+Pustaka
Baby Sitter Sang CEO

Baby Sitter Sang CEO

Reres tau betul tabiat Saga. "Makannya jangan pergi. Gue benci banget sama orang yang ninggalin gue. Kemarin gue benci banget sama lo. Tapi, setelah gue sama lo gini, mau marah aja enggak bisa. Res, gue enggak pernah kaya gini ke perempuan manapun. Merasa marah dan cemburu, kangen sampai mau pecah rasanya otak gue, takut ditinggalin sama lo. Res, lo enggak bisa tanggung jawab sedikit aja?" tanya Saga paa Reres dengan tatapan serius, memohon. "Tanggung jawab?" tentu saja Reres jadi bingung sendiri dengan apa yang dikatakan sahabatnya itu.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai resah arti
Baca
+Pustaka
Unspeakable Time

Unspeakable Time

Intinya, gadis itu dengan cepat melupakan ide absurd mengenai arti tatapan Edward barusan dan memutuskan untuk memastikan pria itu tidak terlalu seenaknya. “Kau akan apa?” Pertanyaan Edward yang disampaikan tanpa emosi itu berhasil membuat determinasi awal Serish goyah. Gadis itu membersihkan tenggorokannya. “Kami akan menganggap kalau anda berniat menghina dan... dan merusak... Vivaldi,” ulang Serish, kali ini terdengar seperti seorang pengecut. “Dengan apa?” Dengan apa? Lelaki itu bertanya ‘dengan apa’?
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai resah arti
Baca
+Pustaka
Tentang Harapan

Tentang Harapan

jawab Jihan dengan senyum tipisnya. “O– oke.” Resa mengangguk ragu. “Yuk!” Keduanya berjalan dalam keheningan yang tercipta, Jihan yang kalut dengan pikirannya dan Resa tak berani mengusik Jihan yang sedang banyak masalah seperti itu. »|«
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai resah arti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status