PELAKOR KAPOK
Ckckckck untung aku tidak seperti ini.
"Sar … kaya orang gila si?" Aku menghampiri dan duduk di sampingnya. Sari menceritakan semua teragedi yang menimpanya.
"Itulah, resiko yang harus siap diterima jika mencintai pria beristri," ucapku sok bijak.
"Kapok enggak, Sar?" lanjutku bertanya.
"Kapok gue, gak lagi-lagi. Mending lakinya gentleman. Ini takut sama istri tapi bergaya cari WIL," ucapnya. Aku masih terus mengoles obat pendingin di punggung badannya.