Pesan Nyasar Dari Sahabatku
“Ya, kamu tahu sendiri, kan, suamimu itu pelaut. Di kapal bisa sampai setahun. Ya, aku nggak bisa jamin dia bakal setia 100%.”
Wilda langsung lemas. Dia terlihat sedih bukan main. Ya, setidaknya aku harus berkata jujur biar dia nanti tak kecewa apabila mendapati suaminya berselingkuh atau malah membawa oleh-oleh sepulang berlayar. Bukannya, sudah hal yang lumrah bagi seorang pelaut berselingkuh dengan perempuan nakal apabila sedang berlayar atau mendarat di suatu pelabuhan? Ah, begitu sih, yang sering kudengar.
“Mbak In, tapi Mas Bayu orangnya baik.”