Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTU TANPA RESTU

MENANTU TANPA RESTU

"Nad, jangan pernah mikir gitu. Kamu nggak salah. Kamu berhak bahagia dengan jalanmu. Dan aku ada di belakangmu, apa pun yang orang bilang." Nadin menatap suaminya, air mata hangat menetes. "Aku cuma takut, Ram. Takut Ibu nggak pernah bisa melihat aku apa adanya. Aku takut kehilangan restunya." Rama menggeleng, matanya penuh tekad. "Kalau restu artinya kamu harus disakiti terus, aku lebih pilih kita berjuang dengan doa. Aku yakin, kalau kita tulus, Allah sendiri yang akan lembutkan hati Ibu suatu hari nanti."
619 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

“Nah, terus, terus, ada ciri-ciri lain yang mencolok?” “Oh, iya, ada. Di ujung bibirnya yang sebelah kanan, ada tahi lalat, kecil sih, tapi tetap kelihatan kalau dilihat dari dekat.” “Wah, betul, Ko. Betul itu memang Resti!” “Siapa tahu kamu mau bertanya, aku jawab duluan ya?” “Apa?” “Ukuran bh-nya 34D.” “Kooo..! Berantem yuk!”
9.614.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai restu kost
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

tanyaku sangsi. “Iya rencananya kami mau kerja sama, setiap orang yang servis motor maupun mobil di bengkel temanku, akan mendapatkan voucher potongan harga untuk makan di Restoku. Lumayan ‘kan Restoku bisa nambah pengunjung nantinya,” sahutnya sambil memamerkan giginya yang putih.
1064.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

Semua menu sama dengan harga yang lebih murah. "Mbak, kalau boleh tahu, siapa ya pemilik Resto ini? Apa sama dengan sebelah?" Aku mencoba memancing. "Oh ... Resto ini milik MRs. S, itu yang saya tahu, Bu. Tapi bukan yang sama dengan pemilik Resto sebelah. Kabarnya disini lebih murah." Aku hanya mengangguk. Siapa inisial S. Apa Saraswati? Kalau iya, dari mana Mbak Saras dapat uang untuk menyewa tempat yang strategis ini.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Love by Choice

Love by Choice

Gia mengalihkan pandangannya kepada Restu, berusaha menilai level ketampanannya. Restu mempunyai alis tebal dengan mata tajam. Hidungnya mancung. Bibirnya bergelombang yang dihiasi kumis tipis. Rahangnya tegas. Rambutnya model pompadour yang disisir rapi lengkap dengan tambahan Pomade. Badan Restu juga atletis. Gia yakin di balik bajunya ada roti sobek. Malam ini Restu menggunakan polo shirt biru dongker dan celana jins biru tua. Restu itu ganteng, keren, dan jelas hot daddy. Gia baru sadar dengan pesona seorang Restu. Tapi, tetap saja Restu itu om-om. Restu itu om-om tua beranak satu.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

Maka, dengan langkah pelan dan hati yang deg-degan, Raka keluar lewat pintu samping. “Raka! Dari tadi ditungguin!” seru Restu. “Mama aku nggak bolehin. Tapi… dia nggak tahu aku keluar.” “Wah, nekat juga kamu!” “Ayo kita main bola di lapangan!” Raka menyodorkan bola plastik. “Main bola sambil hujan-hujanan pasti seru!”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Cinta Terhalang Restu

Cinta Terhalang Restu

ucap Inez. “Iya Mbak, mau beli apa?” tanya pemilik warung. “Tidak Pak, saya mau menanyakan. Apa benar di sini ada kontrakan kosong?” jawab Inez. “Betul Mbak,” sahut pemilik warung itu. “Kira-kira berapa Pak?” tanya Inez. Dia sangat takut jika harga sewanya mahal. “800 ribu Mbak,” jawab pemilik warung itu.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Cinta Terhalang Restu

Cinta Terhalang Restu

Dia tersenyum kemudian mengamit lengan Harsa untuk segera masuk ke warung yang mereka singgahi. "Bu, ada minuman anget apa aja ya disini?" Harsa membiarkan Sera duduk lebih dulu sementara dia yang memesan. "Ada kopi, teh manis, bandrek juga ada mas." "Oh, bandrek aja satu ya bu, kopi itemnya satu." "Siap mas, di tunggu sebentar ya."
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai restu kost
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status