Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

"Dulu katamu nunggu lulus sarjana, sekarang sudah lulus pun kamu masih nunggu apalagi?" "Tahun ini Dania pingin daftar PNS, Bu," kata Dania sambil mengambil terang bulan yang baru dibelinya. "Dania pingin ngrasain bisa jadi pegawai dulu. Lagipula umur Dania aja masih 22, Liam juga masih 27, nunggu 2 atau empat tahun lagi nggak bakalan ketuaan. Sekalian nunggu Ibu Liam nggak ada, pikir Dania. "Kenapa kamu nggak melamar jadi guru di pesantren saja?" tanya Bagus.
1038.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 959 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

“kita bisa cari jalan lain.” Jati ikut duduk ke tepi ranjang. “Aku bingung, Jati.” “Lupakan kejadian itu, Gandes.” “Aku tidak ingin larut terus,” kata Gandes lirih. “Sekarang sudah semester lima, tinggal beberapa langkah lagi. Aku juga punya mimpi.” “Mimpi? Maksud kamu?” “Kuliah ini," Gandes mengangkat wajah. “UGM cita-citaku sejak awal. Pilihan pertama. Langsung diterima. Bagaimana mungkin aku meninggalkannya?”
105.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 206 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
Pak Jagat! Cintai Aku!

Pak Jagat! Cintai Aku!

Membayangkan dirinya tidak punya uang sendiri adalah mimpi buruk, ia tak akan mau. "Mama punya teman yang kerja jadi manager di salah satu perusahaan real estate. Kemarin waktu Mama cerita kalau kamu bakal kesini karena udah resign, dia juga cerita kalau perusahaan tempat dia kerja lagi buka lowongan buat staff di bagian keuangan. Kalau kamu berminat besok kamu bisa kirim lamarannya ke perusahaan itu."
101.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 48 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
Aku Bukan Orang Ketiga

Aku Bukan Orang Ketiga

Jujur, dia penyemangatku untuk pergi ke sekolah setiap pagi, berusaha mencuri pandang disaat upacara bendera atau ketika jam istirahat tiba, sungguh indah semuanya. Tanpa banyak basa-basi kuterima lamaran dari orang tuanya, perjodohan yang bagaikan sebuah anugerah untukku, begitu banyak mimpi yang telah kurajut. "Gue akan berhenti bekerja dan akan menjadi ibu rumah tangga yang sempurna, mengurus anak- anak dan suami tercinta," ucapku waktu itu di depan Loli, sahabatku. "Emangnya Lo gak rugi resign dari pekerjaan ini, bahkan ini impian lo sejak dulu kan?"
10234 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 5 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
Oh, My Ex!

Oh, My Ex!

“Lupakan tentang Rylan. Yang paling penting dia sudah selamat. Aku ingin tanya bagaimana langkahmu ke depannya? Apa kau jadi membuka usaha? Kau bilang padaku terakhir ingin membuka usaha.” Raisa menyandarkan punggungnya ke sofa, dan meraih bantal kecil, memeluk bantal itu dengan erat. “Aku masih ragu. Tabunganku memang cukup membuka usaha, tapi kalau aku sampai gagal aku tidak lagi memiliki uang. Aku khawatir dalam melangkah ke depan. Aku juga sempat memasukan resume-ku ke beberapa perusahaan ternama di Amerika, tapi belum mendapatkan panggilan. Apa resume-ku ini buruk, ya?” gumamnya pelan.
104.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 128 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
Betty da Jogja

Betty da Jogja

SURPRISE Menul menapaki trotoar dengan perasaan berbeda. Hari ini adalah hari pertama dia bakal menjalani pekerjaan baru. Menul tidak pernah menyangka kalau perjalanan hidupnya akan menapaki sebuah prestasi yang luar biasa. Bagaimana tidak. Menul tidak mempunyai ijazah. Dia hanya jebolan sekolah dasar, itupun hanya sampai kelas dua. Dia tidak mempunyai keterampilan khusus. Dia juga tidak cantik. Bahkan dia mempunyai cacat yang sempat membuatnya tidak percaya diri. Tapi kini, dia dihadapkan pada kenyataan bahwa dia terangkat sedemikian tinggi. Menul yakin, kalau saja Andre mau membuka lowongan untuk menjadi asistennya, tentu akan banyak wanita-wanita cantik dengan segudang prestasi akan antri
107.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 235 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
The Mistress

The Mistress

Hal yang dulu sempat dia impi-impikan, atau bahkan masih diimpikannya sampai sekarang. "Ngapain sih kamu lihat-lihat poster beginian, Ci?! S1 aja nggak lulus mau apply beasiswa S2. Ngimpimu ketinggian!" Rheshylla mencoba memutus harapannya sendiri agar tidak terlalu menyakitkan jika sampai orang lain yang melakukannya. "Eh, apa nih!?" teriak Rheshylla karena terkejut. Dia tanpa sengaja menekan iklan sebuah situs kencan dan terunduh secara otomatis.
2.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 60 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
My Husband Your Husband

My Husband Your Husband

ucap ibu seperti sedang mengancamku, kemudian berlalu meninggalkanku. "Huf!" Aku meniup kecil dari bibir, rasanya seperti sedang melakukan sidang dengan seorang hakim saja. Begitu menegangkan. Kuremas kedua tanganku yang saling beradu. Hatiku terus berdoa, semoga reza segera diangkat untuk menjadi pegawai negeri. Sementara rumah impian Reza, semoga aku bisa segera mewujudkannya. ****_____******
9.916.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 432 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
Baby Sitter Sang CEO

Baby Sitter Sang CEO

Walaupun begitu, tetap saja di ingat jelas, hanya buat lebih nyata saja, sekalian membayangkan kalau Reres ada di sana. "kembali ke rumah ya love. Puasin kamu ketemu teman baru, aku tunggu sampai kamu puas penuhi semua mimpi kamu. Di luar tanpa Saga," kata Saga. Sejujurnya, Saga terlalu naif dengan tak membuka surat pemberian Reres. Saga berpikir, kalau surat itu akan berisi tentang Reres yang tak akan pernah kembali, sementara ia ingin Reres kembali. Saga masih berpikir kalau Reres ingin pergi karena ingin mewujudkan harapannya, menjalani kehidupan baru tanpa Saga. Menemui orang baru, berjalan-jalan, melakukan hal-hal yang menyenangkan. Saga takut merusak kebahagian Reres. Sementara dia han
1016.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 450 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
Pesona Sang Simpanan

Pesona Sang Simpanan

“Baiklah, mom. Aku akan pamit dulu. Tristan juga mungkin akan melanjutkan pekerjaannya.” Andin berlalu pergi, meninggalkan ibu mertuanya yang mengangguk dan hendak membersihkan diri. Hari ini, Andhini bisa tersenyum lega. Wanita itu bahagia karena apa yang ia pikirkan tentang ibu Tristan, tidak benar. Bayangan akan bertemu dengan wanita yang kompleks dan memiliki selera yang luar biasa tinggi, terpatahkan. **
103.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 129 fois en tant que resume novel sang pemimpi
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status