Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERNYATA IBUKU TAK IKUT LIBURAN

TERNYATA IBUKU TAK IKUT LIBURAN

TERNYATA IBUKU TAK IKUT LIBURAN#11 "Aduh, kenapa perutku tiba-tiba mules," keluh Bu Darmi. "Ibu kenapa?" tanya Nasya dan Reihan saat melihat wajah ibunya mendadak masam dan mengerucut. "I-bu, sakit perut mau buang air," ucap Bu Darmi lalu bangkit, berjalan sambil mengapit selangkangannya dan kedua tangannya memegangi pan-tat.
1015.2K viewsOngoingAdded to Library 548 Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
Cinta Terbalut Benci

Cinta Terbalut Benci

tegasnya Kedua orang tua yang sedang diliputi ketegangan itu langsung menatap Ayya dengan mata yang terbelalak. “Apa kalian tidak malu bertengkar di depan mataku, hah?!” Ayya semakin meninggikan suaranya. “Terutama Mama, tolonglah bersabarlah sedikit lagi, Ma!” Ibu Medina mendengkus kesal. “Bersabar bagaimana? Papa kamu saja belum mendapatkan pekerjaan, memangnya sampai kapan lagi Mama harus bersabar? Dan kalau kami terpaksa harus pisah, kamu harus ikut Mama—“
102.8K viewsOn holdAdded to Library 80 Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Sok tak takut dengan siapa pun. Pak RT menghela napas sejenak. Mengontrol dirinya sendiri. Agar bisa tenang menghadapi masalah ini. Tak terpancing emosi. Karena kalau terpancing emosi jelas akan ribut. Itu yang dipikirkan oleh Pak RT.
1042.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Yusvina tak bisa menahan diri dan berteriak, "Gaunku!" "Anak nakal dari mana ini, siapa yang membiarkannya masuk! Cepat usir dia keluar!" Mendengar keributan, Wendrino segera datang. Melihat ekspresi tidak sabar di wajah Yusvina, langkahnya langsung terhenti. Dalam ingatannya, wanita itu selalu memiliki sifat lembut dan tenang. Bahkan saat menghadapi masalah, dia tidak pernah mudah marah.
32.6K viewsCompletedAdded to Library 750 Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

Biasanya di jam segini dia akan berada di dalam kamar, mengerjakan tugas kuliah ataupun mencari informasi terkini yang berhubungan dengan fotografi. Kali ini berbeda. Dio gerah, tapi bukan dalam artian yang sebenarnya. Lelaki yang dikenal humoris oleh teman-temannya itu, nyatanya tidak baik-baik saja. Semua gara-gara sang mama yang terus berdebat dengan Ayah Zen perihal kebangkrutan. “Harga beras dan minyak sudah naik, tuh! Dengerin, tuh, beritanya! Lalu, bagaimana nasib kita ke depannya?”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
Balada Duda - Janda

Balada Duda - Janda

Rubi terlihat sangat sibuk mempersiapkan segala sesuatunya, perutnya yang sudah mulai membesar membuat semua orang menggelengkan kepala melihat kegesitan wanita itu. "Bi, duduk aja sih. Aku kok serem liatnya," ujar Inggit yang berkali-kali berseru jika di lihatnya Rubi tiba-tiba berdiri tiap ingin membenarkan sesuatu. "Itu lagi satu, mana perut tinggal nunggu hari aja susah banget diem sedetik," gerutu Inggit. "Aku yang nggak hamil jadi takut liatnya." Rubi tertawa melihat kekhawatiran sahabatnya itu.
1068.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as ribut tidak tenang
Show Reviews (37)
Read
+Library
Patia Al Adawiyah
aq tuh baca semua karya author chida itu lembut ,sweet ,sedih,galau,baper ,sampe kayak ikut di dalam cerita nya deh ... sampe kadang bisa gak bisa tidur saking kebawa kedalam cerita nya hahahahahaha aneh kan aq hihihihihi best lah pokoknya
Chida
Terimakasih untuk kebersamaan kita .... Seperti janji Chida, Chida memberikan Giveaway untuk beberapa pembaca yang beruntung dan mungkin saja itu kalian. Pantengin terus IG story Chida untuk tau siapa saja pembaca yang beruntung mendapatkan GA dari aku.... Salam Sayang buat kalian semua Chida
Read All Reviews
Tanpa Restu

Tanpa Restu

Ibunya yang mendengar keributan itu berlari keluar melihat situasi yang terjadi, ia bertanya pada pelanggan itu apa yang salah, lalu pelanggan tersebut terus membual setelah itu pergi. Karna tidak percaya, ibu mencicipi sayur itu untuk memastikan apa benar-benar asin. Dan saat mencicipinya ia memuntahkannya, pantas saja pelanggan tadi marah, ternyata rasa sayur ini sangat buruk. " Bagaimana sih kamu Mil? Masa asin begini!? " " Aku rasa aku tidak menaruh banyak garam bu " " Kamu coba cicipi itu!... Lalu bagaimana dengan sisa sayurnya Mil!? Itu masih sangat banyak Jika dibuang maka akan rugi dan mubazir!"
4.5K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
Sentuhan Panas Berujung Menikah

Sentuhan Panas Berujung Menikah

** "Gue mau Kevin jadi milik gue!"histeris Rubi. Dia tidak bisa mengendalikan emosinya saat ini. "Rubi, kita tidak bisa berbicara kalau kau seperti ini!!" seru Aldi mulai tidak sabaran. Karena dia merasa ada sesuatu yang tidak beres. Rubi menarik nafas dalam-dalam mencoba lebih tenang. "Sorry!" ucap Rubi. "Hmmm its ok! Sudah bisa bicara?" tanya Aldi dengan suara rendahnya.
10107.2K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
My Cute Spy

My Cute Spy

Namun bukannya memberi penjelasan, valdo dan ruben masih saling diam. "Huuh... Kalian ini kan sudah kelas XII. Harusnya konsentrasi belajar untuk persiapan ujian akhir bukannya ribut kayak gini". "Bapak tanya sekali lagi, kenapa kalian berdua bisa ribut. Padahal selama ini kalian berdua tidak pernah melakukan hal yang aneh aneh". "Maaf pak...". Ruben tidak memberikan jawaban, justru hanya meminta maaf atas sikapnya.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

sahut Rustam hati-hati. “Ah, kamu memang tidak mengerti! Aku sudah terlalu lama menunggu!” sergah Rinto setengah membentak. Ia bangkit dari duduknya, lalu menendang udara untuk melampiaskan kekesalannya.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as ribut tidak tenang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status