Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GAIRAH CINTA TERLARANG

GAIRAH CINTA TERLARANG

Jawabannya berusaha tenang, aku bisa menangkap ketakutan di bola matanya. "Nggak usah dipikirkan, Ma. Roby otaknya agak mereng, akhir-akhir ini dia banyak Papa kasih tugas." Mas Satria menjitak kepala Roby. "Oouuchhh, sakit, Pak," ringgis Roby pelan. "Udah ... udah, jangan dibahas lagi," tukasku. "Saya permisi, Pak, Buk." Roby keluar dengan wajah lesu tidak bersemangat.
9.558.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
The Bastard CEO: CEO-ku yang Dingin

The Bastard CEO: CEO-ku yang Dingin

sahut Saga yang masih enggan melepaskan pandangannya dari layar laptop. “Aku harus mengecek ulang tentang daftar orang-orang yang belum kita kirimi. Aku tidak ingin membuat kesalahan dengan melewatkan satu-dua orang yang terlupakan untuk hari penting kita,” keluh Ruby yang kemudian memijit ruang di antara kedua alisnya. “Tenanglah, kau tidak perlu merasa setegang itu.” “Tidak. Aku tidak merasa tegang,” kilah wanita itu sambil mengedikkan bahunya.
9.932.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Terakhir Permaisuri 100 abad

Reinkarnasi Terakhir Permaisuri 100 abad

Aku sangat terkejut sekali. Sudah hampir seminggu, dan hidup ini begitu tenang. Tidak ada keributan, berita dan kabar buruk dan lain sebagainya. Hidup di tengah-tengah masalah, membuatku merasa curiga pada kedamaian. Delano, Vrantia atau bahkan Leana juga tak ada menampilkan tanda-tanda kekacauan. Aku bukan mau berfikiran buruk, tapi kedamaian tanpa sebab malah membuatku merasa kekacauan yang sangat besar akan datang.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

sahut Rustam hati-hati. “Ah, kamu memang tidak mengerti! Aku sudah terlalu lama menunggu!” sergah Rinto setengah membentak. Ia bangkit dari duduknya, lalu menendang udara untuk melampiaskan kekesalannya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
Hubungan yang Tidak Jelas

Hubungan yang Tidak Jelas

Saat ini ekspresinya rumit, kemarahan dan keterkejutan sudah hilang, selain rasa malu, sepertinya semakin bergairah …. Satu tangannya menutupi dadanya, sedikit terengah-engah, kedua kakinya tidak tahan, menyatu dan saling bergesekan.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

tanyaku, suaraku bergetar. “Yang terbaik adalah kita tidak panik dulu. Namun, ada kemungkinan komplikasi yang harus kita perhatikan,” jawabnya dengan tenang. Adrian menggenggam tanganku lebih erat, tetapi aku bisa merasakan ketegangan di antara kami. Aku merasa tegang. “Masalah apa sebenarnya, dok?”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
JANGAN AMBIL TUBUHKU

JANGAN AMBIL TUBUHKU

tandas Gilang, segera melenggang pergi dari meja makan yang tak terasa nyaman lagi. Kata yang ingin terucap tiba-tiba terasa hilang begitu saja, suaranya terasa tercekat di tenggorokannya, lidahnya pun terasa kelu, dan bibinya hanya terbuka lebar tanpa ada satu kalimat pun yang keluar dari sana. Natasha mendengus kesal. Pagi menjelang Siang....
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

ISTRI GENDUTKU BERUBAH CANTIK

"Ma--afkan sa-ya pak? Teman saya tidak sengaja menabrak bapak?" "A--h pak Gabriel?" Jeritku sambil menutup mulut yang basah kuyup. "Selain suka membuat klien menunggu, berjalan serampangan, sudah jadi kebiasaan rupanya?" Apa lagi sih maunya nih orang, selalu aja cari gara-gara. Ya ampun inginnya aku cakar mukanya itu biar tahu rasa. A----h kesalnya sampai ubun-ubun. Aku jadi tidak mood lagi berenang. Bangkitlah aku dari kolam renang super mewah itu.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
Duda Meresahkan

Duda Meresahkan

' sesal Bayu dalam hati. Bayu berusaha sekuat tenaga untuk tetap tenang walaupun di dalam hatinya bergemuruh dan merasa takut. Bayu takut melihat tatapan tidak bersahabat dari ayah mertuanya. "Apa sebenarnya yang sedang kalian berdua perebutkan, huh!! Kenapa sampai bertarung seperti jagoan kampung begitu?" sentak Abimana yang begitu kesal melihat kelakuan mereka yang membuat keonaran di rumahnya.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ribut tidak tenang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status