ISTRIMU TERNYATA SULTAN
Ia lari terbirit-birit.
Tapi angsa itu tidak melepaskannya. Ia mengejar Rangga, mengepakkan sayapnya dengan ganas. Rangga berlari memutari kandang rusa, melompati pagar pembatas, dan akhirnya memanjat pohon mangga di dekat kandang harimau (yang untungnya harimaunya sedang tidur siang).
"BERLIN! TOLONGIN!" teriak Rangga dari atas pohon, memeluk dahan erat-erat. Di bawahnya, si angsa mendongak, menunggu dengan sabar.