Ah! Jangan Berhenti, Tuan Riven!
Namun bukan hanya itu yang ada di pikirannya, kini pikirannya dipenuhi oleh nama Orion.
Satu orang dar masa lalu Elena, yang mengusik ketenangan mereka semua. Orion Exander, si pria gila yang berbahaya.
Riven memijat pelan pelipisnya, lalu meneguk beer dnegan rokok yang masih terselil, di antara jarinya.
Malam itu berlangsung lama, Riven tetap di ruangan itu hingga rokok terakhir padam.
Tanpa sadar, ia telah menghabjskan satu bungkus penuh. Namun, bukannya lega, pikirannya justru lelah karena tidak menemukan jalan keluar.
Hot Chapters