RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)
Ternyata dia bukan lagi matahari Kenshi, bukan lagi awan yang meneduhkan, apalagi air yang menyejukkan.
"Emm, Ken, aku pulang dulu. Takut kemalaman di rumah." Nailah yang merasa canggung melihat interaksi sepasang anak manusia itu segera pamit.
"Eh, iya. Maaf, aku kalau ada dia suka lupa." Kenshi menggenggam tangan Rinai sambil tersenyum. "Rin, kenalin ini Nailah. Nai, kenalin ini Rinai. Dia perawat sekaligus calon istriku.