ISTRI BERCADAR YANG TERNODA
Pagi hari sudah menyapa, Zahira sangat senang, hari ini setidaknya ia akan pergi dari villa, dan Rena pun sudah siap dan berada digendongan Bi Rita sang asisten.
“Nyonya Zanet , bibi tunggu di depan,”ucap Rita
“Baik, Bi, aku akan memasang softlens sebentar.”
Tidak lama manik hitam Zahira, berubah menjadi cokelat, rambut hitamya juga berubah cokelat, dengan digerai rapi, siang itu ia memakai dres panjang dengan lengan panjang, ikat pinggang kecil melinggkar dipingganya yang ramping, lalu berjalan keluar kamar.