Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dark Life

Dark Life

Bukan kehendak Jack lahir dalam keadaan penuh kemalangan. Jack, dengan usia yang masih muda menanggung seluruh beban di pundaknya. Ia baru saja genap berusia sepuluh tahun. Waktu di mana anak-anak seusianya sangat bersemangat dengan segala permainannya. Namun, Jack dipaksa oleh semesta untuk menjadi tangguh. Kerap ia mengeluh, tetapi keadaan tetap saja tidak berubah. Seolah itu takdir yang memang harus Jack hadapi.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang times life
Read
+Library
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

Karenia tidak bisa menerima fakta bahwa Jevano nyatanya masih mencintai Nadisa, sahabatnya. Hidup Nadisa Tirta Sanjaya selama ini sudah terlalu sempurna. Setidaknya, setelah ini, biarkan Karenia memiliki Jevano dan seluruh kekayaannya. Karenia kemudian menelepon seseorang melalui telepon genggam miliknya. Tut. Tepat saat telepon tersebut diangkat, Karenia hanya mengatakan satu kata yang teramat singkat. "Lakukan."
1013.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 417 Beses bilang times life
Read
+Library
Ranjang Kehidupan

Ranjang Kehidupan

Semua beralih pandangan menuju tukang nasi goreng. Tukang nasi goreng berkata serius, empat pemuda itu memperhatikan dengan saksama. “Hidup itu adalah masalah,” katanya dengan penuh wibawa, “hidup akan selalu ada masalah yang datang, dan jika ada masalah,” tukang nasi goreng sengaja menggantung kata-katanya, “makan nasi goreng super adalah jalan kuncinya.” “Jangkrik, kirain serius!” Alfin mencak-mencak tidak terima.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 55 Beses bilang times life
Read
+Library
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

Akhirnya, dengan nada gusar Arya berkata, “Besok sore. Jam empat. Kamu punya waktu satu jam bersama Vivi. Tidak bisa lebih.” Uma menghela napas lega meski kesal. Ia benci mendengar kata Vivi. “Terima kasih.” Arya tidak membalas. Panggilan berakhir dengan suara klik dingin. Uma menatap layar ponsel yang gelap, perasaan bercampur antara lega dan perih. Meski jalan untuk bertemu Adek terbuka, ia tahu tantangan sesungguhnya masih menanti. Tapi ia tidak akan putus asa. Ia akan bekerja keras agar bisa bisa sepenuhnya bersamanya.
1021.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 491 Beses bilang times life
Read
+Library
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Sebelum pergi, dokter itu menghela napas pelan dan berkata, "Sudah zaman apa sekarang, kok masih ada orang yang memakai ponsel tua begini …." Setelah dokter pergi, tatapan Adrian terpaku pada ponsel itu. Dia mengenal ponsel itu. Itu adalah ponsel yang dia berikan pada Charin saat SMA. Waktu telah meninggalkan banyak jejak di ponsel itu. Entah mengapa permukaannya lecet, retak, dan penuh bekas benturan, seolah pernah mengalami kekerasan berulang kali. Adrian terus menatap ponsel itu. Hingga matanya kering, barulah dia mengulurkan tangannya yang gemetar tak terkendali untuk meraih ponsel itu.
6.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 148 Beses bilang times life
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

Ingin berpura-pura buta dan tuli namun, sangat tidak mungkin karena kejadian ini di depan matanya sendiri. “Bu Hadiwira usia kandungannya sudah berapa bulan? Dengar-dengar menikahnya karena Married by Accident ya? Anak zaman sekarang memang kalau bergaul susah untuk menahan pandangan dan nafsu, apalagi kalau melihat badan Bu Hadiwira yang berisi seperti itu,” ujar Bu Darmo lagi tanpa memikirkan perasaan Irina maupun Tristan.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 156 Beses bilang times life
Read
+Library
Love life hope

Love life hope

Mau lari sore jam berapa? [Aku pengen berdua saja] pesan yang masuk bukanlah jawaban dari yang di tanyakan Nana. Dan tanpa diduga, Leon mengirimkan pesan bahwa hari ini tak ada jadwal. Sehingga membuat Nana benar-benar bahagia. [Memangnya kamu mau bagaimana?] Pesan kembali masuk ke dalam ponsel Nana, sebelum dia sempat menjawab pesan sebelumnya.
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang times life
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Lalu, gadis itu menabrakkan bahunya ke bahu Arziko yang entah sejak kapan sudah berdiri di tempatnya, mendengarkan ucapan Eriska kepada Gina. Mendengarkan dengan perasaan tidak karuan, ketika ucapan Eriska itu lolos dari mulutnya dengan nada kesakitan yang teramat jelas. “Gue brengsek banget, ya, dulu?” tanya Arziko dengan nada jauh. Gina hanya menghela napas panjang dan mendekati sahabatnya sambil menepuk bahunya. “She needs time, bro.” ### Teaser One More Time #4-Korban Bencana Patah Hati (2)
6.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 263 Beses bilang times life
Read
+Library
Another Life - Revenge and Love

Another Life - Revenge and Love

Sepupunya masih cukup tangguh bertahan hidup selama 4 tahun setelah kematian orangtuanya, jika itu dirinya maka ia pasti akan menyusul di hari yang sama dengan orangtuanya. "Baiklah. Jika kau membutuhkan sesuatu kau bisa menghubungiku. Ah, ini untukmu saja. Aku akan membeli ponsel lain." Laura memberikan ponselnya pada Aletta kemudian keluar setelah meraih tasnya yang ada di atas kursi. "Ah, Laura, kau benar-benar sepupu yang baik." Laura menghela napas lagi. Ia harus membeli ponsel lagi yang artinya ia harus menguras tabungannya yang tidak banyak.
1030.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 785 Beses bilang times life
Read
+Library
Lie of Life

Lie of Life

Ia tak berniat menghampiri atau menyapa lelaki itu. Nia dan Salim keluar restoran setelah membayar. Mereka menaiki lift yang membawa mereka ke lantai teratas. Menyenangkan melihat tema-tema di Time Zone yang berwarna-warni serta hadiah-hadiah yang tersusun di tempat pertukaran kupon. “Aku mau dapetin seratus ribu koin. Yakin gak sama aku?” Salim bertanya pada Nia yang mengangkat bahunya. “Kalo dapet, nanti hadiahnya untuk kamu.”
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang times life
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status