Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARTUR

ARTUR

ucap tuan Arfan >> Di pendapa akademi 5 orang murid sedang membicarakan murid yang baru di angkat oleh guru mereka. "Apa kau sudah dengar bahwa guru besar baru mengangkat murid baru" "ya aku sudah mendengarnya kelihatanya guru besar sangat tertarik dengan orang bernama Artur itu sampai-sampai dia menjadi murid nomer satunya dan dia sendiri yang mengajarnya" "kita lihat saja seberapa hebat orang itu"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Waahhhhh banyak sekali rasanya..." Rendra berdiri disampingnya. “Pilih saja.” Selin mencoba beberapa tester kecil. “Hazelnut enak, pistachio juga enak.” “Ambil aja semua." Selin tertawa. “Kamu ini.” “Kenapa?” “Seolah aku anak kecil yang lagi jajan.” Rendra tersenyum. “Mungkin seperti itu.” Selin akhirnya memilih pistachio dan salted caramel. Mereka duduk di meja kecil dekat jendela.
10711 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Bahkan dari kejauhan, aura yang dipancarkannya begitu kuat, begitu menarik perhatian. Wanita itu perlahan berbalik. Wajahnya. Wajah yang selama ini hanya Zola lihat di foto buram, di dalam layar hape, di pikiran Haidar, di komentar sinis mertuanya. Wajah yang selama ini hanya berupa bayangan tapi erat mengikat perasaan. Raisa.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
ISTRI vs MANTAN

ISTRI vs MANTAN

Rasa enggan mengulik masa lalu, membuatku mengabaikan pesan, telpon ataupun ucapan langsung jika bertemu. Apalagi sekarang hubungan rumah tanggaku hampir dikata nyaris sempurna. Aku tahu Zahrah lagi hamil. Entah alasan apa yang membuatnya tak mengabariku. Dia pikir aku tak tahu? Bahkan jumlah tahi lalat di kulitnya aku ingat. Apalagi perubahan pada tubuhnya. Ah, mengingat wanita penyempurna hidup itu, selalu memicu jantung bagai berolah raga. "Sebenarnya aku bisa memilih bagian mana saja tempatku bekerja, tapi tak kulakukan. Itu karena pengin selalu dekat denganmu," ujar Rita, tanpa mengalihkan pandangan.
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

ucapnya lirih. Ya, itulah kebenaran yang disembunyikan oleh bandit nomor satu di kerajaan ini. Neere adalah nama samaran dari Selena. Sosok yang dilindungi dalam jubah, memiliki rambut perak bulan dan mata merah darah. Bergerak dalam bayang dan cepat seperti kilatan petir.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

Kiara berbalik dan melihat senyuman di wajah Ishita. “Oh tidak, Bu. Saya bisa saja dimarahi gara-gara menyebut nama kamu seperti itu.” “Kalau begitu, jadikan ini rahasia kecil kita,” Kiara mengedipkan matanya, sebelum berjalan ke meja rias. Dia hanya menunggu Ishita merapikan rambutnya menjadi simpulan kepang. Setelah selesai, Kiara dan Ishita menurun tangga bersama-sama dan mengantarkannya untuk sarapan pertama di rumah mertuanya.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

“Coba, cerita sama Bue. Namaku Sundusiyah. Panggil, Bue!” Maziyah memandangi perempuan di depannya. Cantik dengan wajah sedikit berisi, tetapi badannya sedang. Kulitnya kuning langsat, ada bercak kecoklatan di lengan dan pipinya, mungkin terlalu banyak terpapar sinar matahari. Perempuan itu lebih tua dari Aang. Tapi kecantikannya mungkin setanding, lebih cantik malahan, hanya saja dia tidak ber-make up seperti Aang. Karena terus didesak akhirnya cerita itu terpancu dari bibir Maziyah meski sedikit takut-takut.
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Tania Saka

Tania Saka

Seorang pelayan yang bernama Bi Ijah tengah menyisir rambut gadis itu, setelah menyiapkan wewangian aroma therapy yang menenangkan. "Kamu terlihat sangat cantik, Nak. Siapa namamu?" tanya Bi Ijah sembari memandang gadis itu lewat pantulan cermin. "Namaku Tanka, Bik." jawab gadis itu sambil mengukir senyum di bibir mungilnya. "Nama yang sangat cantik." "Bik, bolehkah aku bertanya?" tanya gadis itu lembut. "Apa itu, Sayang?" Bik Ijah menyelesaikan tugasnya lalu duduk di tepi ranjang.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Rachel&Rama

Rachel&Rama

Namun perempuan itu langsung mengubah posisi duduknya jadi ke arah Rachel. "Gue Dania Kiara Zhafira" "aku..." "Iya gue udah tau, hm oh iya lo beneran mantan Rama ya?" Tanya Dania "Bukan, kenapa sih pada nanya gitu? Emang ada yang salah?" Rachel pun balik bertanya karna memang dia bingung.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai rita zahara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status