Tania Saka
Seorang pelayan yang bernama Bi Ijah tengah menyisir rambut gadis itu, setelah menyiapkan wewangian aroma therapy yang menenangkan.
"Kamu terlihat sangat cantik, Nak. Siapa namamu?" tanya Bi Ijah sembari memandang gadis itu lewat pantulan cermin.
"Namaku Tanka, Bik." jawab gadis itu sambil mengukir senyum di bibir mungilnya.
"Nama yang sangat cantik."
"Bik, bolehkah aku bertanya?" tanya gadis itu lembut.
"Apa itu, Sayang?" Bik Ijah menyelesaikan tugasnya lalu duduk di tepi ranjang.