Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan
Suara kenong dan gong menggema lembut di seluruh pelataran keraton, bercampur harum bunga setaman serta asap dupa yang mengepul tipis dari sudut-sudut bangsal.
Hari itu, upacara pernikahan Panembahan Senopati dengan Retno Dumilah resmi dilangsungkan.
Meski tidak dibuat semewah pesta agung kerajaan besar, seluruh prosesi tetap dijalankan dengan khidmat sesuai adat bangsawan Jawa dan tata cara Islam yang mulai mengakar di Mataram. Sejak pagi, para penghulu, ulama keraton, serta sesepuh adat telah berkumpul di bangsal utama. Prosesi ijab kabul dilakukan terlebih dahulu secara sederhana namun sakral. Panembahan Senopati duduk bersila mengenakan beskap gelap dan kain dodot kebesaran Mataram. Keri