The Vestige
Meea tidak ada di dapur, tempat sampah yang kosong menjadi penjawab sedang ke mana gadis itu.
Melihat-lihat stoples beserta isinya, ia menunjuk salah satu, “Aku sampai lupa, ini juga bunga, kan?” Ia mengambil bunga rosella kering. Teh ini berwarna merah yang merupakan hasil dari ekstrak daun, kelopak, dan pucuk bunga rosella itu sendiri. “Kenapa aku tidak terpikirkan sejak tadi ...? Oh Tuhan, aku sudah mengecewakan Tuan itu.” Ratapannya memang bentuk ketakutan setulus hati. Madame-nya akan mengoceh seharian jika sampai mengetahui kejadian tersebut.
Langkah kakinya tidak boleh gontai meski tengah dilanda kegundahan. Orang tadi, ah maksudnya laki-laki muda tadi, masih tampak menunggu, namun ti
Hot Chapters