Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HOW BAD DO YOU WANT ME?

HOW BAD DO YOU WANT ME?

“Emang.” Keduanya sontak menoleh pada presensi baru di sekitar mereka. Mata Chika membola sempurna kala melihat Rosa yang berdiri tak jauh dari mereka. Gadis tersebut bersandar pada dinding sembari meniupi kuku-kuku jarinya yang di poles cat kuku berwarna ungu. “Kan, orangnya denger, Dy,” bisik Chika setengah gugup pada Ody.
102.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 62 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Broken Flower

Broken Flower

Sementara Greta, perawat dan para penjaga beberapa meter di belakang mereka. Pasangan itu menyusuri jalur batu berlapis kerikil putih yang membawa mereka ke taman. Wangi rosemary dan mawar liar menguar dari sisi jalan, tapi tak mampu menenangkan kerenggangan di antara keduanya. “Pantas saja... tempat ini tidak akan mengajarkan seseorang untuk bertobat,” ucap Grassiela, lirih namun tajam. James tertawa kecil, menoleh padanya. “Bertobat? Untuk apa? Aku lebih suka menyebut ini… hibernasi berbayar.”
1011.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 277 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Sang Villainess Yang Disayang

Sang Villainess Yang Disayang

Dan yang paling menonjol adalah keberadaan neck chain di dalam kamar ini. Scarlett menghembuskan nafas kasar, alur cerita dalam novel ini sudah melenceng, kejadian ini tak ada dalam cerita novel. Tanpa Scarlett ketahui, ada sepasang mata yang sedang menatap ke arahnya dengan kilat marah yang tertera jelas. Semua yang terjadi sebelumnya, disaksikan olehnya lewat celah pintu lain menuju kamar itu. "Sialan! Malah menguntungkan Scarlett!" desis Rosalie dengan penuh amarah. Tangan kanannya mencengkram pinggiran gaunnya.
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Rosélina fall in love

Rosélina fall in love

Tidak menyangka Nathan pulang membawa seorang gadis dan mengatakan akan menikahinya dalam waktu dekat ini. Padahal dulu mengejar Rose, kalau Rose tahu, bagaimana kiranya reaksinya? Pria bernama Twelve menghampiri paman "Paman, Rose sudah datang." ucapnya dengan nada pelan. Paman langsung berdiri hendak menyambut Rose, diikuti oleh yang lainnya. Krrek! Pintu terbuka, Four masuk lebih dulu kemudian di susul Rose "Keponakanku sayang, kau datang sedikit terlambat." sambut paman.
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Atasan Dingin Itu Cinta Pertamaku

Atasan Dingin Itu Cinta Pertamaku

Kenanga mengangguk pelan. Di sisi lain, Damar mencari keberadaan Rosa. Amarah memenuhi dadanya, ia kecewa pada sikap Rosa. “Rosa,” ucap Damar dingin. Rosa yang tengah duduk di teras villa tersenyum ketika melihat Damar datang menghampirinya. Kopi hitam yang asapnya masih mengepul itu ia letakkan di atas meja. Gadis itu berdiri dan refleks merapikan pakaian serta rambutnya.
10844 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Ketika Pemburu Terkuat Menaklukkan Ratu Vampir

Ketika Pemburu Terkuat Menaklukkan Ratu Vampir

Lika RomantikaVampirkekuatan super
Gaun hitam berbelahan tingginya bergesek langsung pada paha kakiku. Tangannya yang bebas naik kini mengusap rahangku, menuntun wajahku agar berhadapan langsung dengannya. “Kalau begitu, buktikan,” bisik Rosemary, mengangkat tabung berisi ramuan keemasan itu tepat di depan bibirku. “Minum ini.” “Tunjukkan padaku bahwa kau bersedia menjadi piala paling berharga di menaraku.”
10792 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 27 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Baby, oh Baby!

Baby, oh Baby!

Chapter 13 - Sepanas Bara Dimitri sedikit mengangkat tubuh Rosaline, membawa wanita itu masuk ke dalam kamar tanpa melepaskan tautan bibir mereka. Kulit Rosaline terasa halus dan lembut, harum menyenangkan, dan juga, basah menggairahkan. Gabungan dari semua yang ia rasakan pada tubuh Rosaline membuat Dimitri seakan tak mampu menahan diri lagi. Ia menurunkan Rosaline tepat di belakang pintu kamar Rosaline setelah pintu itu kembali di tutup. Lalu tanpa banyak bicara lagi, Dimitri meraih tali kimono yang membalut tubuh Rosaline, menariknya hingga kimono itu terbuka dan mendapati tubuh bagian depan Rosaline yang terpampang jelas di hadapannya.
9.9189.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 7.2K Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Sexy And Deadly (INDONESIA)

Sexy And Deadly (INDONESIA)

Bersama kepergian Jasmine, suasana ruang makan yang tadinya hangat berubah panas tegangan tinggi. Sorot mata tajam, dingin dan mematikan terpancar jelas dari wajah Ramos dan Rose. “Black Mamba mulai bergerak, bersiaplah!” ucap Ramos sembari menatap serius Rose. “Aku mengerti.” jawab singkat Rose sambil meletakkan alat makannya dan beranjak dari duduknya. Ramos menatap dalam-dalam punggung Rose yang berjalan meninggalkannya.
103.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pikirannya telah menipunya. Pintu terbuka dan Rose muncul di sana hanya mengenakan pakaian tidur. Rambut kemerahannya tergerai sampai panggul. Aroma wangi menguar di antara aroma busuk dan basi alkohol pada pakaian Crussoe. “Apa yang kau lakukan? Aku dengar kau kembali tapi tak kunjung muncul di kamar?” tanya Rose. Endaru berusaha keluar dari kolong meja. Dia merangkak kepayahan dengan raga yang kehilangan kendali.
1017.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 694 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Ipakita ang mga Review (39)
Read
+Library
Zhi
Keren, berkat penggunaan bahasa dan permainan kata-kata di dalamnya, kita bener-bener diajak kembali ke masa kerasnya zaman penjajahan bagi pribumi yang bukan main tidak adilnya. Salah satu buku yang bagus sejauh ini.
Rainfall
Jarang - jarang ada cerita yang ngangkat tentang budaya negara indonesia. Aku bener bener nikmatin. Di sini juga belajar kata kata baru. Belajar sekaligus nikmatin cerita, bener - bener hebat autornya
Basahin ang Lahat ng Review
Satu malam bersama Tuan Miliarder

Satu malam bersama Tuan Miliarder

tegas Chase dan membalikkan tubuhnya dengan kasar untuk menghadapnya, memisahkan kedua kakinya dan menghujamkan miliknya kembali. Tak lama kemudian Chase mengerang nikmat, hentakannya semakin beringas mengirim Rosalinda ke dalam ekstasi saat dia melingkarkan kakinya di pinggang Chase, mengerang dan memanggil namanya dengan penuh gairah. Chase memberikan satu hentakan terakhir yang kuat dan menghela napas, tubuhnya yang tegang menjadi rileks saat dia mencium Rosalinda dan perlahan menarik dirinya keluar.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 37 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status