Pernikahan Hampa
"Ayo, Sayang! Kita jadi berangkat sekarang."
Anak kecil tetap lah anak kecil, baru saja dia menangis dan sekarang sudah bisa melompat sambil melebarkan senyuman. Jika bisa, aku tidak ingin membuat dia sedih lagi seperti tadi.
Mobil Lucas melaju, sepanjang jalan Renata terus bercerita hal apa pun yang ada di otaknya, kartun, makanan, mainan dan lainnya.
Aku melirik Lucas, akhirnya aku melihat dia tersenyum. Mungkin makin tahun Renata semakin bawel membuat Lucas semakin gemas pada putrinya.