Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pewaris CEO yang Terbuang

Pewaris CEO yang Terbuang

Namun tanpa sengaja ia malah membentur tubuh tegap seorang pria di ambang pintu. Sontak Rose terkejut dan mendongak ke atas. Matanya beradu pandang dengan bola mata berwarna hazel. Aroma parfum musk dari pria ini sampai tercium oleh hidung Rose karena jarak mereka yang begitu dekat. "Maaf, Tuan," gumam Rose tidak enak hati. Bukannya menerima permintaan maaf Rose, pria ini malah balik menatapnya penuh selidik.
7.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 158 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
When I'm With You

When I'm With You

Win
"Tapi bukankah ini sama saja dengan rasa bahagia atas pameranmu yang dengan cara kau menyenangkanku." "Bukan seperti itu maksudku." Rosalind tergagap, sambil melihat ke arah Evan yang sedang membuka champagne dengan suara letusan yang teredam. Pandangan matanya kembali pada Adelio dengan kebingungan, tapi wajahnya terlihat tenang. Apa yang akan dia katakan? Lagipula, dia tidak memberi jawaban atas pertanyaannya. Mengapa perkataannya begitu membuatnya frustasi?
5.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 156 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Chelsea seharusnya sangat berharap dia pergi lebih awal, agar bisa bersenang-senang bersama Rosen. Pemandangan Rosen mencium pipinya sangat menyengat matanya. Julius Hill meraih gelas anggur dan meremasnya dengan kuat. Gelas anggur ini langsung pecah. Potongan kaca melukai telapak tangannya, dan darah mulai menetes. “Pangeran Rosen dan Tuan Putri Chelsea, ayo berdansa!” Orang-orang di dalam masih menggoda mereka. Pangeran Rosen mengulurkan tangannya, "Tuan Putri Chelsea, bolehkah aku berdansa denganmu?"
9.41.7M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59.7K Beses bilang roses and champagne chapter 42
Ipakita ang mga Review (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Basahin ang Lahat ng Review
Takdir Jodohku

Takdir Jodohku

LoVelly09Perjodohan
Ia meninggalkan tempat peristirahatan terakhir Edric dan menuju ke tempat selanjutnya. Meraih bucket mawar merah kemudian menuju ke kamar dengan angka 4120. Di sana ada Chan yang masih terbaring tanpa suara. "Good Afternoon, Chan. How's your day?" ujar Rossie sambil memindahkan bunga warna merah tersebut ke dalam vas kaca. "Hari ini, aku kalah balapan dari Catherine. Dia sekarang begitu mahir." Tidak ada respon yang didapatkan oleh Rossie. Well, mau berharap apa? Chan masih memejamkan kedua matanya.
7.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 228 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
SANG PENAKLUK MAFIA

SANG PENAKLUK MAFIA

Dipandangi bunga itu dan menghirup aromanya sementara bibirnya melirihkan satu nama "The Black Rose, Lucca..." Angin seperti menerbangkan kerinduan Abigail yang mulai tidak kuat berdiri. Berbalik dari bunga mawar merah itu menuju kursi rodanya sekuat tenaga namun pusing dikepalanya membuatnya limbung di tengah jalan. Abigail membiarkan saja tubuhnya ambruk ke rerumputan halus di bawahnya meski nyatanya ada seseorang yang lebih dulu menangkapnya agar tidak terjatuh ke bumi.
9.8103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.8K Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
White Rose Petal

White Rose Petal

Ahh panjang sekali bedah teoriku ini . White Rose Petal akan segera tamat dalam beberapa chapter lagi, tolong terus stay tune ya di cerita ini ... Terima kasih ... :) Jaga kesehatan selalu, With love, Ailana Misha
1030.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang roses and champagne chapter 42
Ipakita ang mga Review (50)
Read
+Library
amandaayla
Huaaaaa aku terharu, bisa baca dan nungguin cerita ini sampai tamat😭 Terima kasih kepada kak Ailana Misha untuk karya kerennya ini. Love this book, such an emotional, lovely story :( Happy ever after Charisa, Skandar and the baby❤️ Aku tunggu cerita kakak yang lain yah💜
Anna Riana
Aku pasti kangen cerita inii.... Makasi banyak kak Ailana udah nulis cerita White Rose Petal ini. Ceritanya indah, nyentuh, tiap babnya aku ikut emosional. Hatiku kayak di aduk aduk tiap baca perbabnya. Suka suka sama ceritanya <3
Basahin ang Lahat ng Review
Jerat Hasrat Ayah Angkat

Jerat Hasrat Ayah Angkat

Malam itu, Dante datang seperti biasa—membawa sebuket mawar merah dan sebotol wine mahal di tangannya. “Untuk perayaan,” katanya sambil tersenyum kecil. Nada suaranya tenang, tapi di mata Risa, ada sesuatu yang lembut, sesuatu yang membuat dadanya hangat tanpa alasan. Risa tersenyum dan mengambil bunga itu, mencium aromanya sebentar sebelum meletakkan wine beserta dua gelas di sudut kamar. Ia menyalakan televisi, membiarkan cahaya lembutnya memenuhi ruangan.
109.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 179 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

tanya Danny-kun. Lalu kemudian, Danny-kun duduk di sebelahku. Tak lama kemudian, air mataku mengalir dikarenakan detik-detik aku menghabiskan waktu bersama Danny-kun akan berkurang sedikit demi sedikit. Melihat itu, Danny-kun langsung memelukku. Ia bertanya apa yang terjadi padaku, lalu aku menjawab dengan terisak bahwasanya aku tidak ingin Danny-kun pergi jauh ke tempat yang tidak pernah aku datangi. Mendengar jawaban itu, Danny-kun hanya mengusap rambutku dan berkata bahwa Danny-kun hanya pergi untuk sementara waktu saja. Dan ia berjanji, ketika pulang nanti yang pertama akan ditemuinya adalah aku. Aku pun menghapus air mataku dan tersenyum manis. Tak lama kemudian, aku menutup mataku lalu
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 182 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
Magic Rose : Rose Symbol

Magic Rose : Rose Symbol

Kini sang Putri pun berjalan menyusuri barisan pepohonan sakura yang sedang mekar itu. "Sama seperti saat itu! Aah, ibu pasti ada di tempat itu," gumam Kanna yang kemudian memacu kakinya. Tepat di depannya cahaya putih membelah barisan pepohonan itu. Namun, betapa terkejutnya dirinya mendapati apa yang ada di depannya. Hamparan bunga mawar yang belum berapa lama dia saat itu dilihatnya kini sudah hancur berantakan menyisakan kelopak bunga dan tangkai yang terpisah. Kacau dan berserakan.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 146 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
The Secret Behind The Rose

The Secret Behind The Rose

ujar Aina yang diangguk senyum oleh Dea dan beristirahat duduk di sebelahnya sambil melihat apa yang Aina tulis. “Angin melaju kencang, membawa serpihan bunga mawar kesayanganku, mereka terpisah menjadi banyak, berlari menjauhiku, kini tersisa tangkai yang setia, mengakar di tanganku, entah apakah tangkai ini akan ikut pergi menyusulmu, atau akan tetap diam dan bertahan untuk hidup bersamaku.”- Rose- “kata-kata kamu dalam sekali Ai, aku tersentuh, sepertinya kamu senang menulis ya?” ucap Dea begitu kagum dengan karya tulis Aina.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 79 Beses bilang roses and champagne chapter 42
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status