Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

teriakku emosi, kulempar pintu rumah ibu dengan batu bata hingga menimbulkan suara keras. Karena pintu tidak juga dibuka maka aku lempari lagi dengan batu bata. "Heh, apa-apaan kamu mau buat pintu rumah ibuku rusak!" pekik Mbak Lili kepalanya nongol dari jendela kamarnya. Aku tanggapi ucapan Mbak Lili dengan senyuman sinis lalu kulempari lagi pintu dapur ibu. Naas lemparan terakhirku mengenai ibu. Untung saja pecahan batu bata yang aku lempar buka batu bata yang pertama tadi. Aku menahan tawa.
7.369.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Karena suara itu sangat keras. Kami langsung keluar dan melihat apa yang terjadi. Ternyata Selin melempar batu yang sangat besar pada jendela kaca rumah. Sehingga pecah berkeping-keping. Apalagi masalahnya kali ini. "Lunar keluar lo!" teriaknya tidak tau malu. Untung saja komplek perumahan ini perumahan elit. Sehingga tidak banyak orang berada di rumah pada jam segini. Orang-orang juga tidak terlalu kepo, karena mereka sangat sibuk.
109.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 294 Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Kesempatan Kedua Di Tanah Jajahan

Willem dan Dyah masih duduk berdekatan di atas tikar pandan, memandangi bayangan malam di balik jendela yang terbuka. *** Keheningan malam yang pekat di Kanal Timur hancur berkeping-keping dalam sekejap. Dua bongkah batu sekepalan tangan melesat menembus kegelapan dan menghantam kaca jendela teras panti hingga hancur menjadi serpihan tajam yang berserakan di atas lantai semen. ​
661 viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
Karma : Kupermalukan di Akad Nikahnya

Karma : Kupermalukan di Akad Nikahnya

Apakah orang yang menguntit ku ini adalah orang yang aku kenal dan tahu apa saja kegiatanku di rumah? Ah, rasanya mengerikan sekali. Prang! Aku terkejut bukan main terkesiap dan hampir melompat dari posisi dudukku. Baru saja meletakkan ponsel dan berkutat dengan kebingungan sendiri tiba-tiba dari arah luar sana seseorang melempar batu dan memecahkan kaca jendela. Oh, aku lupa bahwa ini bukan komplek rumah dinas seperti rumah dinas TNI, ini hanya rumah yang berada di sebuah perumahan yang agak sepi di mana seseorang bisa leluasa berbuat sesuatu di jam lengang.
1095.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Ipakita ang mga Review (10)
Read
+Library
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Nur
berharap ada produser yg melirik novel ini dan bisa di film kan, jujur novel mu ini keren banget mbak. aku tipe orang yg sulit memfavoritkan sebuah novel. dan sejauh ini, aku hanya memfavoritkan dua novel, salah satunya di upp orange, dan ke dua novel ini. sebab novel kalian risetnya dalam.
Basahin ang Lahat ng Review
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

Baru 5 menit Tia menutup pintu terdengar ada yang melempar batu ke rumah Tia. Tia mencoba mengintip dari jendela tapi tidak ada orangnya. Tia merasa ketakutan dia buru-buru masuk kedalam kamar. Namun masih saja ada yang melempari batu. "Siapa sih?" tanya Tia menarik selimutnya. "Bikin takut saja sih, tahu gitu tadi Mama aku suruh nginep." kata Tia ketakutan. Tia merasa dirinya seperti diteror orang, ada batu yang terdengar kena kaca dan pecah.
1010.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 224 Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Suara kaca pecah mengusik ketenanganku malam ini. Terlihat Mbok Iroh berlari khawatir ke arahku, wajahnya pucat pasi, seperti telah melihat hantu. "Non, i-itu.. itu.. ada yang ngelempar batu sampe kacanya pecah. Terus ada.... " kata Mbok Iroh terbata tak mampu melanjutkan perkataannya.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
MISTERI VITAMIN YANG DIBERIKAN OLEH SUAMIKU

MISTERI VITAMIN YANG DIBERIKAN OLEH SUAMIKU

teriakku spontan. Kaca jendela kamarku pecah karena dilempari batu sebesar buku tinju. PRANG!!! Lemparan kedua hampir mengenai kepalaku. Perbuatan siapa ini? Aku membungkuk mengambil batu kedua yang dibungkus selembar kertas. Mataku membelalak lebar melihat selembar foto yang terbungkus kertas itu. Badanku bergetar, dengan kedua kaki terasa lemas melihatnya.
1076.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Dibuang Suami Pelit, Dinikahi Sang Pewaris

Anak kecil itu terlihat sangat nakal. “Andrio! Sudah cukup, nggak usah main lari-larian lagi. Kita pulang sekarang! Jangan buat onar di sini! Tante capek kamu begini terus!” Wanita itu tampak sangat kelelahan. Tak ayal peluh pun bercucuran di dahinya. “Gita, anak itu yang melempar batu ke kontrakan kami!” tunjuk salah satu tetangga kontrakan kami. Kemungkinan dia memijat jelas pelaku yang melempar batu tersebut.
4.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 177 Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
STATUS GALAU SUAMIKU

STATUS GALAU SUAMIKU

Ada batu seukuran setengah kepalan tangan tergeletak di lantai dekat jendela. "Waduh, gimana ini, Pak? Kok, bisa ada yang lempar batu tengah malam gini? Bahaya. Kalau sampai kena cucu kita bagaimana?" "Pasti ini ulah orang sirik," kata Bapak seraya mengamati pecahan jendelanya yang cukup besar. "Sirik gimana, Pak?" tanya Ibu. "Ibu kayak enggak tahu saja. Gosip pernikahan Nur dan Dokter Widi sudah tersebar di desa ini biarpun kita berusaha menutupi. Siapa lagi yang melakukan ini kalau bukan orang yang iri?"
1028.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 754 Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
Misteri Bulan

Misteri Bulan

Suasana semakin mencekam, Orang-orang mulai melempari rumah Agil dengan batu, dan merusak apapun termasuk kursi serta tenda yang masih terpasang di luar. Suara pecahan kaca dan genting terdengar mengerikan di telinga ketiga perempuan itu.
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 311 Beses bilang rumah dilempar batu tengah malam
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status