Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukan Budak (Iparku Ternyata Selingkuhan Suamiku)

Aku Bukan Budak (Iparku Ternyata Selingkuhan Suamiku)

Rasanya seperti mendapat angin segar dikala matahari tengah menyinari dengan sangat terik. Walaupun hanya buruh setrika, tapi aku bersyukur. Setidaknya aku tidak mengemis meminta bantuan pada orang lain. Ketika tengah malam tiba, aku mendengar suara langkah kaki di luar rumah. Tapi, ketika aku mengecek lewat jendela, tidak ada siapa-siapa di sana. Aku pun menjadi agak takut dibuatnya. Dan ketika aku akan kembali ke kamar, tiba-tiba ada yang melempar batu di jendela rumahku.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Disusul oleh yang lainnya, mereka tampak berantusias melempari rumah Ratri dengan batu, karena bayaran yang mereka dapatkan dari Lulu. "Aaa ... Ibu, kepala aku sakit!" Dari dalam rumah, terdengar suara teriakkan Gina begitu nyaring. Kemungkinan, Gina terkena lemparan batu tersebut. Ceklek! Pintu rumah Ratri terbuka. Namun nahas, Ratri pun terkena lemparan batu. "Aw!" pekik Ratri. "Ada apa ini? Kenapa kalian melempari rumah saya dengan batu, sampai anak saya terluka? Siapa kalian?" tanya Ratri.
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
Terjebak Perjanjian Pranikah

Terjebak Perjanjian Pranikah

Rian juga menunggu di ruang tamu. Setelah beberapa saat akhirnya Pak Seno pulang juga. "Loh, kalian datang. Ada apa sebenarnya?" tanyanya. "Begini lo, Yah," ucap Mila kemudian menceritakan tentang masalah yang sedang mereka hadapi saat ini. "Ya Tuhan. Jadi tadi malam ada yang melemparkan batu ke rumah kalian?" sahut Pak Seno tak percaya.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
Racun atau Madu Cinta

Racun atau Madu Cinta

Keadaan rumah kembali kacau. Lantai dipenuhi serpihan kaca yang berserak di mana-mana. Di tengah serpihan kaca terdapat batu besar. Sepertinya ada yang sengaja melempar batu itu ke rumah mereka. Oceana langsung berlari mendekati Bimo yang sedang ketakutan. Berusaha untuk menenangkan pria tersebut.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Rumah itu dilempari batu dan hendak dibakar. “Rumah salah satu supervisor Evil Factory diserang oleh sekelompok orang,” warta pembaca berita pada breaking news tersebut. Kemudian layar menampilkan Jump Scare yang menyaksikan kejadian itu dari balik jeruji penjara. Jump Scare tampak sudah bersimbah air mata. Tangannya gemetar menahan amarah. “Apa-apaan ini?” kataku marah. “Siapa yang melakukannya?” tanya Budak Getah.
1012.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
BENIH 2 MILIAR

BENIH 2 MILIAR

Prang! Sontak aku terlonjak, sesaat sebelum terlelap, saat mendengar kaca kamar yang dilempar sebuah batu seukuran genggaman tangan dari arah halaman. "Tunggu!" Bang Khalid yang merasakan hal yang sama, lebih dulu bangkit dan bersikap waspada saat dia memeriksa batu yang dilempar begitu menemukan secarik kertas yang direkatkan karet di atas permukaannya.
1082.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Dwrite
Hola, Ges. B2M tinggal enam part lagi, ya. Harusnya akhir Agustus udah tamat, cuma karena aku sempet sakit makanya ke-pending. (emot nangis) Kemungkinan akan langsung aku up keenamnya akhir minggu ini (bisa lebih cepet kalau nggak ada halangan) Jadi, mohon maaf kalau updatenya lama, ya. Alapyuuu.
Hida SuryanaNuryani
ending nya itu thor ... cakep tapi sakit hatiii pas tau nindi meninggal, di kira bahagia didunia trnyata di Alam yg berbeda tapi ada bahagianya jga karena nindi insyaa alloh mendapatkan kebahagiaan dan ketanangan abadi ... terimakasih thor... aku udah kek baca kisah nyata aja nih menghayati ny...
Baca Semua Ulasan
Aku Bukan Pembantu Kalian

Aku Bukan Pembantu Kalian

Malam ini dan seterusnya sampai Desta boleh pulang, aku akan tidur di rumah dengan si kembar, sedangkan Mbak Sarah dan Mas Johan akan menunggui Desta di rumah sakit. Saat telah sampai di depan rumah, betapa terkejutnya aku, saat jendela depan rumahku pecah, sepertinya telah di lempar batu oleh seseorang. Kira-kira siapa sih, yang tega melakukan perbuatan seperti ini?.
1043.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

​“Sombong benar. Justru kamu yang nggak punya adab!” ​Raina mengambil batu dari tanah. Ia melemparkannya ke arah orang itu, tetapi meleset, karena motor melaju cepat. ​Malam tiba, dan kegelapan di desa itu terasa pekat, hanya diterangi oleh lampu remang-remang dari lampu kecil yang ia temukan di lemari usang, dan ia pasang sendiri.
10217.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
Sebelum Kita Bercerai

Sebelum Kita Bercerai

“Ah …!!” Maura memekik kecil karena terkejut saat kaca jendela dilempar sebuah batu hingga batu dan pecahannya sampai ke atas selimut yang Maura kenakan. Wanita itu segera duduk dengan wajah syok.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Baca
+Pustaka
DENDAM CINTA MASA LALU

DENDAM CINTA MASA LALU

Kemarahan tetap harus disalurkan, kemurkaan tetap harus diredakan, agar dapat kembali tenang. Malam semakin menggila. Hujan menampar bumi tanpa jeda, petir mengoyak langit dengan lecutan kilat, dan angin berteriak seperti lolongan binatang malam. Rumah batu kecil itu nampak rapuh di tengah badai. Tapi di dalamnya tumbuh badai yang jauh lebih dahsyat dari sekadar amukan cuaca. *********************
1055.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai rumah dilempar batu tengah malam
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Jemyadam
Terimakasih buat teman-teman pembaca yang sudah setia ngikutin semua ceritaku. LUV U PULLL buat kalian semua. Cerita ini sudah tamat. Maaf kalau aku gak bisa balas komen pembaca satu-persatu. Untuk cerita selanjutnya bisa ikuti infonya di 1G JEMYADAM8. Buat pertanyaan silahkan DM, ya... ^•^
intan
gimana ya... babang aron sedang terjebak dgn kelakuannya sendiri... gak nunjukin bini ntar si lampir makin kepedean dan ngejar² kek setan, tapi kalo nunjukin bini bakal lebih hororr dari pada dikejar setan awokawok jadi kasian aku sama kau bang hak hak hak............
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status