Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

“Bang, kami tahu kok kalau kamu dan Athalia lebih dari mampu untuk mewujudkan pernikahan impian kalian dan punya rumah yang akan jadi saksi kalian menjalani hari sama-sama. Papa dan Mama cuma pengen aja kasih hadiah buat anak kesayangan kami. Mama janji, kalau kamu mau terima rumah itu, Mama akan cegah Papa untuk beliin furniturnya dari Om Ipang biar kalian bisa beli dan isi sendiri, sesuai selera kalian.” Asa tergelak sampai kepalanya mendongak ke atas. Gemerisik air dari water fountain yang ada di sebelah meja mereka tidak cukup untuk menyamarkan tawanya. Beberapa pengunjung di Monsieur Spoon di area semi-outdoor tersebut terlihat tertarik ke arah mereka, tapi Asa tidak terlalu memedulikan
4.6K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
PAMER SUAMI

PAMER SUAMI

"Kami sebenarnya ke sini mau mengantarkan undangan, Jeng. Rino akan membuka lagi cabang kedai berbagai macam mi. Jadi, kalian semua, termasuk Caca dan keluarga harus datang, ya." "Wah, selamat ya, Jeng. Ternyata dalam jangka beberapa bulan saja, Rino banyak perubahan. Jeng ini sangat rendah hati sekali, kafe mewah gitu dibilang kedai," kekeh Mama mertuaku.
19.3K viewsCompletedAdded to Library 638 Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

kata Dewa dengan yakin. "Pasti, Nak," kata mama. "Aku kangen Ciara. Kangen Dara." "Mama juga kangen mereka. Eh, kamu tunggu disini sebentar. Mama mau kesana. Kayaknya enak itu booth yang jual makanan. Mama mau cobain soalnya rame." Wanita itu berjalan menuju keramain dan ikut mengantre. Booth itu menjual rice bowl dengan aneka rasa. Ada banyak pilihan rasa dan sepertinya dia akan memesan dua.
9.8188.5K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

“Hari ini, aku dan Mama berangkat ke Perancis. Mama bilang kami akan bekerja sebagai pemandu di sebuah kastil di atas laut. Aku tidak sabar ingin melihat tempat itu!” “Mama mengajakku mengunjungi Kakek dan Nenek di NZ. Mama bilang sebentar lagi bulu-bulu domba harus dicukur. Aku jadi penasaran seperti apa domba-domba itu tanpa bulu. Mereka pasti akan malu.”
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 533 Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
JODOH PILIHAN MAMA

JODOH PILIHAN MAMA

Dilirik ekspresi Mamanya yang masih menunggu kelanjutan ceritanya. “Adit itu sering ke kampusnya Intan. Dia ngajak makan Intan habis pulang kerja. Makanya si Intan betah banget nggak balik-balik sini. Biasanya kan dia bilang mau peningkatan gizi kan, Ma?” Mata Bu Handoyo melebar. Lalu matanya mencari-cari ponselnya. “Mama mau ngapain?” “Nanya ke Intan. Beneran dia sering pergi sama adikmu?”
1044.4K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

panggil Riza “Kenapa, Pa?” “Maaf, jika Papa dan Mama baru memberitahu kamu tentang hal ini sekarang. Dengan pertemuan ini Papa dan Mama ingin menjodohkan kamu dengan Melody, putri dari Om Ardan dan Tante Gita!” Deg Justin terkejut mendengar pernyataan orang tuanya. Kedua tangannya terkepal kuat, wajahnya memerah menahan amarah, sudah pasti ia tidak setuju dengan keputusan kedua orang tuanya.
833 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
Menikahi Gadis Pilihan Mama

Menikahi Gadis Pilihan Mama

Dia segera jalan ke luar, sedangkan aku dan kedua orang tuanya naik terlebih dahulu. "Sudah makan, Bang?" tanya Mami saat kami sudah tiba di ruang kerjaku. "Sudah, Mi. Barusan beres. Mami dan Papi sudah makan?" Aku balik bertanya. "Iya. Tadi mampir di restoran favorit Raisa. Yang tempat steak itu. Lupa Mami nama restorannya apa," terang Mami. "Abuba? Iya. Dia emang suka makan di situ."
103.6K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
DINIKAHI PRIA PLAYBOY

DINIKAHI PRIA PLAYBOY

Yang pasti Mama Desi dan Mama Nina yang sedang berdebat soal masakan dan dapur. “Mama mama ributin apa, hmm?” “Ini lho, Yan, Masa mertuamu bikin mi samang atau apalah itu.” “Samyang Jeng, mi Samyang. Ini tuh mi Korea tahu.” “Halah, biasa makan indomi saja belagu.” “Yan, Mama kamu rese banget deh. Kan yang masak mi saya, yang makan saya, dia kok ngomel melulu kerjaannya.”
106.5K viewsOngoingAdded to Library 258 Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
Kesayangan Mami

Kesayangan Mami

Aku merasa sebal dengan Papi maupun Putra, mereka terkadang terlalu menggilai yang namanya bisnis. Menatap piring kosong di depan Mami, aku ada niat untuk menawarkan kembali makanan kedua. "Mi, mau nambah?" "Nggak, Ann. Mami udah kenyang, i-tu ... Apa boleh Mami minta satu porsi untuk dibawa pulang?" Mengangguk perlahan, tentu saja aku sudah ada rencana untuk itu. Usai membawa banyak makanan, aku dan Mami memutuskan untuk pulang. Beliau tampak gembira, terlebih kami ada mampir di sebuah toko yang menjual banyak daster dengan kualitas bagus.
1053.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
Wanita Hamil di Restoran Suamiku

Wanita Hamil di Restoran Suamiku

tanyaku. "Punya. Papa baruku orang kaya. Katanya, ada enam restoran di beberapa kota besar. Salah satunya di Bogor. Dan Papa baruku itu, bertemu Mama di restoran yang di Bogor." "Kok, sama? Tapi, Papaku sekarang jarang pulang. Oh, iya, apa Papa ada di rumahmu, Khia? Katanya, Ibumu adalah sepupu Papa." Al beranikan diri bertanya pada Khiara, sebab Al dan Mama pernah datang ke rumah Khiara dan ada Papa di rumah Khiara.
1036.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as rumah makan kanjeng mami
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status