Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Biasanya hanya jika hari minggu, bersama dengan Papa dan Mama di depan rumah, sambil menikmati sejuknya pagi. “Kamu makan saja dulu, Nisa. Mama sudah makan tadi, lapar sekali tadi”, Mama menengok kearahku dengan raut wajah cengengesan. Tidak usah disuruh lagi, aku langsung menuju tempat piring, dan segera mengambil makan siang. Seperti biasa, Mama selalu memasak masakan yang sangat spesial setiap hari. Seperti hari ini, Mama masak sayur kangkung khas Jepang, padahal banyak kan resep kangkung dari Indonesia?
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Isteri Yang Tidak Aku Cintai

Isteri Yang Tidak Aku Cintai

Rumah makan dengan menu utama fish and chips itu terlihat semakin ramai oleh pengunjung, mungkin karena masakan momy Joanna memang terkenal sangat enak dan bumbunya selalu meresap. Ameera dan Liam turun dari mobil lalu masuk bersama-sama kedalam rumah makan. Saking banyaknya pelanggan yang sedang memenuhi rumah makan ini, sampai-sampai momy Joanna replex menganggap Ameera dan Liam adalah pelanggan yang datang, saat sedang memflating makanan kepiring, momy Joanna hanya merasa ada yang datang ke mejanya. "Selamat siang mau pesan apa?" tanpa menoleh terlebih dahulu.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Betul-betul sangat menggangguku. “Terima kasih, Mi,” sahutku sambil memaksakan tersenyum. “Sama-sama. Ayo, silakan dinikmati makanannya. Mami sudah suruh Bi Maryam dan Indah masak yang enak-enak buatmu. Itu ada udang saus Padang, capcay daging sapi plus seafood, bakwan jagung, sup iga, dan dendeng balado. Semoga semuanya menjadi favoritmu ya, Sayang.” Begitu bersemangatnya Mami. Tak henti-henti senyum semringah terbit dari bibir tipisnya yang tersaputi lipstik merah bata tersebut. Wanita bergamis putih dengan hijab berwarna violet yang senada dengan warna pakaianku tersebut tampaknya begitu bahagia malam ini. Namun sayang, apa yang dia rasakan sekarang bukanlah apa yang kurasakan saat ini. K
10119.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Wanita yang kelak menjadi istrinya pasti akan merasa beruntung. “Sayang banget Bu Jenny nggak mau mampir. Padahal Mami pengen banget ajak beliau makan bareng.” Mami berkata dengan wajah yang agak kecewa. Beliau kini duduk di hadapanku dan Ario sembari menuangkan teko berisi jus jeruk ke dalam gelas-gelas tinggi untuk kedua anaknya. “Katanya masih ada urusan, Mi. Kan, nanti malam Bu Jenny juga ikut jemput kita sama rombongan Om BB,” jawabku menghibur Mami sembari membalik piring bundar keramik di hadapan.
1065.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Rawon Daging Ayah Mertua

Rawon Daging Ayah Mertua

pintanya, Akhirnya, aku pulang dengan membawa hasil tiga butir telur dan sayur bayam serta kangkung. Lumayan untuk lauk hari ini, dari pada harus memakan daging ba*dot tua itu, hiiii ... tidak sudi aku walaupun hanya untuk mencicipinya saja. "Wah, banyak sekali masakannya, Janah. Baunya sih sangat menggoda, tapi tidak tahu kalau rasanya, seperti apa?" ucap ibu mertuaku, dengan pongahnya.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Kembalinya Mama Muda Kaya Raya

Kembalinya Mama Muda Kaya Raya

Mengapa orang ini menghubunginya setelah sekian lama? [Venha para o restaurante Baixo Gávea BG, Rio de Janeiro] ~Richard Perterpeon. Arti: [Datanglah ke restoran Baixo Gavea BG, Rio de Janeiro] ~Richard Perterpeon. Sebenernya Thea sama sekali tidak berniat untuk bertemu dengan ayahnya, tetapi suatu hal yang ditakutkan adalah hal yang disampaikan oleh ayahnya adalah suatu hal yang sangat penting. Mata Thea mulai berbinar, apakah Richard akan memberitahu Thea tentang ibunya?
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

“Iya, Mi. Mami tenang aja, aku juga udah nyampein pesan Mami dan papi sama rendangnya sekalian.” “Terus Omi bilang apa?” Adizty memang sengaja mengirimi mertuanya salah satu kuliner terlezat di Indonesia. “Katanya enak, kapan-kapan minta dikirimin lagi, tadi udah langsung dimakan sekalian pas makan malam.” Davin memberitahu seraya membayangkan ekspresi lahap kakek dan neneknya. Di seberang sana, Adizty tersenyum puas. Namun tiba-tiba saja handphonenya direbut sang suami.
1068.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Masakanku Tak Lagi Dimakan

Masakanku Tak Lagi Dimakan

Mas Topan melirik sebentar padaku dengan tatapan tidak enak. "Bagaimana Ibu mau makan kalau lauknya cuma sayur kangkung. Istrimu itu pelit sama mertua." "Itu ada tempe goreng." "Tempe mana bisa jadi tenaga." Aku hanya diam menunduk, meskipun sebenarnya ingin menjawab ucapan Bu Lastri yang sangat tidak enak didengar.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Paman, Berhenti Mengejar Mama!

Paman, Berhenti Mengejar Mama!

tanya Carl antusias. “Tentu saja.” Jordan berhasil menggandeng Carl. Mereka bertiga meninggalkan Harvey sendirian. “Saat menikah nanti, aku mau melihat Mama jadi wanita tercantik di dunia!” Jordan menimpali, “Pada dasarnya, mamamu sudah cantik. Tapi, aku akan memastikan mamamu semakin cantik di hari pernikahan kami.” Carl berbinar-binar. “Lalu, aku ingin …”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Suamiku Berandalan Sekolah

Suamiku Berandalan Sekolah

Kali ini menunya, ceker ayam pedas, dan sayur tumis kangkung buatan Mama Cahaya. Uhh, selera makanku naik saat berada di rumah. Masakan Mama paling juara! "Sini sayang nambah," kata Papa Guntur, memberikan ceker untukku. "Papa aku dong," kata Jean sok imut. "Nggak," tolak Papa Guntur, memakan nasinya. Aku menahan tawa, apalagi ekspresi Jean begitu menggelikan. Ditolak cewek emang sakit, tapi lebih sakit ditolak Papa sendiri.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai rumah makan kanjeng mami
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status