Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Cacatku Ternyata Sultan

Suami Cacatku Ternyata Sultan

ucap Gerry singkat. "Kalau dirumah sakit, rumah sakit mana?" tanya Arkan. "Dokter cuma bilang rumah sakit besar, Oom, mungkin Mayapada atau Permata," jawab Gerry. Setelah mendengar ucapan Gerry, hening pun melanda mereka semua. Tak ada yang bersuara kembali, semua nampak kalut dengan pikirannya masing-masing. "Pindah ke rumah sakit aja, Mas, kalau gitu. Untuk biayanya nanti Adel sama Mas Arkan bakal bantuin juga kok," ucap Adel memecah keheningan yang ada.
1034.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rumah sakit angker
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Ririichan13
Allow Riri disini ... Riri mau ucapin terimakasih banyak untuk kalian yang selalu mendukung dan setia mengawal kisah Gerry dan Vani hingga saat ini. Jangan pernah bosen untuk baca ceritanya ya, kalau perlu kasih komen dan ulasan juga, agar Riri bisa berbenah menjadi lebih baik .........
Lilih Wati
alur ceritanya lumayan bagus. satu yg aku gak sreg waktu adel kok mau 'gitu' sama wisnu udah tau HIV walau bisa mencegah dgn minum obat tapi apa gak takut? trus kenapa mau sama gerry pdhl itu kaka iparnya. itu aja sih yg aku ga sreg, overall bagus, dtunggu bab selanjutnya ya author, makasih :)
Baca Semua Ulasan
Bayi Telantar di Rumah Sakit

Bayi Telantar di Rumah Sakit

Mereka sudah dalam perjalanan ke rumah sakit. "Mau mudik Om, numpang mobilnya Om Alfin," jawab Ayara. "Memang kalian mau mudik ke mana?" tanya Bu Maharani ikut bertanya. "Rumah Mbah Putri di desa," jawab Bimo sok tahu. "Kamu tahu desanya Meidina, Dev?" "Nggak tahu, Ma. Tanya saja sama orangnya." "Ma, telpon Meidina bilang kita bawa anaknya ke rumah sakit!" Pak Adyatama mengingatkan istrinya.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

Kalau saja sekarag Angkasa sudah selesai dengan olimpiadenya dan membawa pulang prestasinya. Rangga yang tak jauh dari Bintang pun menatapnya sendu, kata-kata dokter tadi pun masih teringat jelas, Bintang sudah tau. Tapi cewek itu tak henti-hentinya menangis. Virgo dan Pandu sudah lelah menenangkan Bintang mulai dari tingakh konyolnya, gurauan recehnya dan berbagai pose lucu. "Dokter, bagaimana keadaan Angkasa? Dia akan selamat kan? Selamat kan dok?" tanya Bintang khawatir, dokter bernama Prabudi pun menggeleng.
85.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar Kakak Ipar

Obsesi Liar Kakak Ipar

tanya sopir angkot itu dari kaca spion. ​"Rumah sakit, Pak... rumah sakit yang murah saja. Yang penting kakak saya ditolong," bisik Shinta parau, memeluk tubuh dingin Rendi yang terus menggigil. ​Angkot itu menurunkan mereka di depan sebuah rumah sakit swadaya milik pemerintah di pinggiran kota. Fasilitasnya jauh dari kata mewah, sangat kontras dengan rumah sakit internasional tempat keluarga Pratama biasa berobat. Bau obat-obatan yang menyengat dan antrean pasien yang mengular langsung menyambut kedatangan mereka.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 700 kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

“Di rumah sakit mana Adrian dirawat?” Luna menghela napas, seolah malas menjawab pertanyaan itu, namun akhirnya berkata, “Rumah Sakit Anggrek.” Setelah melihat ekspresi panik di wajah Gita, Luna menambahkan, “Lebih baik kamu segera ke sana, sebelum kamu benar-benar kehilangan kesempatan. Kalau kamu mau, biar aku antar saja ke sana.”
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Garis Keturunan yang Tercemar

Garis Keturunan yang Tercemar

"Kita menuju Rumah Sakit Yoka." Itu adalah rumah sakit yang sama dengan Anggi, tempat di mana Anggi menunggu untuk melahirkan. Saat mobil berhenti di depan rumah sakit, yang kulihat adalah pemandangan keputusasaan total. Seluruh bangsal bersalin dikunci ketat, dipenuhi anak buah Keluarga Pandita. Deretan ambulans berjajar siaga, semuanya hanya untuk Anggi. Leo membantuku tertatih menuju ruang gawat darurat. Seorang perawat melihat tubuhku yang berlumuran darah dan tersentak ngeri.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Gadis Pecandu di Rumah Sakit

Gadis Pecandu di Rumah Sakit

Bukankah dia dosenku? Dia adalah Pak Gilion Andani, dosen yang menyarankanku untuk datang ke rumah sakit ini! Seketika aku tersentak. Otakku langsung mengambil alih kendali tubuhku. Aku membalikkan badan, meringkuk di sudut ranjang sambil memeluk lutut. "Pa-Pak Gilion? Kenapa Bapak ada di sini?" Gilion menjilat sisa noda lengket di bibirnya dan berkata, "Bapak ‘kan sedang mengobatimu. Jangan takut, kalau hasrat di tubuhmu sudah keluar semua, kamu akan sembuh."
33.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan

Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan

Meski kini aku telah menjadi roh, dadaku masih sakit dan sesak saat menatap pintu kayu di gudang itu. Seakan detik berikutnya, kegelapan dan rasa mencekik itu akan menelanku bulat-bulat. Aku buru-buru mundur, menjauh dari arah gudang, dan segera tiba di ruang makan. Di ruang makan. Ayah dan adik laki-lakiku duduk di kanan dan kiri Wisha, membujuknya dengan lembut.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir

Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir

Anggara menghubungi nomor ponsel Aleandro. “Halo, Pak.” Pelayan yang menerika panggilan dari Anggara. “Siapa ini?” tanya Anggara. “Saya bibi, Pak. Pak Aleandro dan istri sudah di rumah sakit. Keduanya tidak sadarkan diri,” jelas bibi. “Rumah sakit mana?” tanya Anggara bingung karena kedua mertua yang sehat tiba-tiba sakit. “Rumah sakit Non Alina dirawat, Pak.” Suara bibi terdengar cukup khawatir.
1082.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai rumah sakit angker
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
puji susilowati
seru sekali novelnya. gadis yang kuat juga berani bertemu dengan pria yang kuat dan berani juga. pasangan yang serasi dan saling melengkapi walaupun beda usia terpaut jauh banget. ceritanya fak menye menye . setiap babnya selalu menarik dan gak ngebosenin. semoga authornya selalu sehat.
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Untuk BOSKU

Ibu Susu Untuk BOSKU

kata salah satu dokter di ambulans. 08:00 CET Kami tiba di rumah sakit Frankfurt. Di sana, Prof. Dr. Rainer Sudkamp sudah menunggu dengan timnya. Wajahnya tampak serius, tetapi ada ketenangan dalam sorot matanya. Dia tahu apa yang harus dilakukan. Namun, setelah melihat kondisi Angel, dia segera memberi aba-aba pada timnya untuk mulai bekerja. "Kita harus segera bertindak. Waktunya sangat terbatas," katanya dengan nada yang tegas namun penuh ketenangan.
1065.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai rumah sakit angker
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status