Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

"Keren kalian, ya udah tidur gih. Besok harus bangun pagi banget." "Iya, Bang. Semoga rencana kita besok berjalan lancar." *** "Mbak, bangun. Udah pagi." Aku mengerjapkan mata, kemudian menutup mulut, rasa mual itu masih ada. Aku menoleh ke Rumi yang sudah mandi, dia sudah bangun duluan rupanya. "Mbak kenapa? Mual lagi?" tanya Rumi membuatku menganggukkan kepala.
1012.2K viewsOngoingAdded to Library 414 Times as rumentang siang
Read
+Library
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Ucap Reno pada bibi kantin. “Oke, boss..” bibi kantin mengangkat jempolnya. Angin menunjuk pagi dengan teduh. Sejuk menghampiri mentari yang belum menghangat. Suara semesta masih belum mereda. Lalu lalang kendaraan karyawan masih mengganggu pagi. Inginnya, pagi itu masih mengelilingi Reno dan Vania. Namun bagi keduanya, waktu tetap berjalan begitu saja.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as rumentang siang
Read
+Library
KUJUAL KEGADISANKU DEMI IBU

KUJUAL KEGADISANKU DEMI IBU

Sinar mentari menerobos gorden yang sedikit terbuka. Rena mengerjapkan matanya karena silau. Sesaat dia sadar, lalu segera bangkit dan memindai sekeliling. Hingga akhirnya pandangan manik coklat itu berakhir di tubuhnya. Polos. Rena mengusap wajahnya pelan. "Astagfirullah, sampai lupa. Abang ... bangun! Sudah pagi, kita belum salat Subuh, ini," pekik Rena sambil menggoyangkan tubuh yang masih terlelap di sampingnya.
9.8103.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as rumentang siang
Read
+Library
Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Pertanyaan itu selalu terngiang-ngiang di otak Rian selama ini. Hari telah berganti esok. Pancaran sinar mentari yang menembus jendela ditambah kicauan burung yang merdu, membangunkan Rian di pagi hari. Beranjak dari tempat tidurnya, Rian lalu bergegas mandi, bersiap untuk pergi bekerja seperti biasanya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as rumentang siang
Read
+Library
Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

Mengandung Benih Mantan Setelah Berpisah

“Ah, kalau kayak gini pasti Dokter Bambang berpiki-” “Sudah, jangan ngomel melulu. Masih pagi gak baik buat mood kamu,” ujar Ryu mulai menjalankan mobilnya dan keluar halaman rumah. Renata menoleh ke samping lalu menyipitkan matanya dengan wajah datarnya. “Moodku sudah hancur sekarang bahkan sebelum kita berangkat tadi,” desis Renata. “Nanti siang aku jemput, kita makan siang bareng deh!”
1022.8K viewsCompletedAdded to Library 662 Times as rumentang siang
Read
+Library
Suamiku Suku Anak Dalam

Suamiku Suku Anak Dalam

Mandi dan dandan ala militer cepat, sigap , rapi , rambut cepak sedikit dikasih jel supaya cetar membahana itulah jambul ala Rajo. Tumenggung senyum-senyum kimpul eh simpul melihat Rumi dan Rajo cetar membahana . Senyumnya masih rahasia kan permirsa , apakah Rumi tetap akan dijodohkan sama Rajo atau tidak? Penulispun masih bingung hehe . Kinanti dandanan casual seperti biasa tapi hari ini pakai kacamata ala korea yang segede tampah wkwk. Kacamata gaul gaes jangan ngiri dong !
9.59.6K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as rumentang siang
Read
+Library
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

Di suatu sore, di sebuah kawasan perumahan mewah di Bukit Kendal Asri suasana nampak tenang dan nyaman. Dari balkon rumah Pak Abdi pemandangan sungguh nampak elok, dimana Gunung Ungaran, Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Andong terpapar dengan jelas. Nando yang sedang menghadap kopi panas dan kue coklat kesukaannya tengah berbincang dengan Ibu dan Ayahnya. Di sekitar tempatnya duduk terdapat susunan pot yang berisi bunga matahari. Nando tersenyum, 'biarpun aku tak disini selama empat tahun namun bunga ini tetap mekar. Ah! bunga kenangan yang mempesona. Nayla, bunga ini ibarat dirimu, walaupun tidak dalam jangkauan mata namun tetap ada dalam ingatan'. Kopi yang terletak dihadapan pun i
102.4K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as rumentang siang
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Rambai Kaca membuka matanya dengan perlahan, sepertinya kali ini suasana begitu hangat. Hal pertama yang dia lihat adalah matahari bersinar terang tepat di atas kepalanya, kemudian sepasang burung camar terbang menari melintasi pelupuk mata. Deru ombak terdengar jelas ditelinga, kemudian matahari mulai dihalangi oleh sosok wajah yang familiar. Lanting Beruga. "Kau baik-baik saja, Paman?" tanya Lanting Beruga.
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 79.3K Times as rumentang siang
Show Reviews (1035)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Read All Reviews
Semalam Bersamamu

Semalam Bersamamu

"Entar akunya jadi sasaran. Lingga kan kuat banget. Berapa ronde waktu malem dulu?" Si tante ini bergerak, seperti enggak nyaman dengan posisi duduknya atau mungkin menurunkan gaunnya yang sempat naik saat menyilangkan lutut. Atau mungkin kode ajakan?
1022.4K viewsCompletedAdded to Library 718 Times as rumentang siang
Show Reviews (51)
Read
+Library
Senja
bagus banget ceritanya,sedih,seneng romantis,manis semua jadi satu mewek juga sih. tapi btw mau tanya ya kak disini masih sma atau kuliah sih??kalo di cerita nabas kan udah kuliah semester akhir.bentar deh kayaknya disini masih sma gak sih??bentar tak cek dlu lagi aja deh
Ida
Ini buku 5 yg sdh aq baca akan karya aldrich Smua bukunya bikin gemregetan dech Quote nya terkadang nonjok pikiran jga Dan semangat yaa Tlng tuntaskan tuh buku2 yg masih ngegantung Buat penasaran aja yg nunggu
Read All Reviews
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Murid teladan, tukang telat dan juga edan. . . . Pagi, ketika matahari mulai setinggi tombak. Kamar seorang Iqbal Ramdani. Silau matahari mulai mengganggu mata gue yang masih betah merem, asli gue masih ngantuk. Intinya gue PW, mager berat, pengen banget bobo lagi tapi sayang jam alarm gue udah punya daritadi.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as rumentang siang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status