Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAKDIRKU GILA, ISTRIKU DI MANA-MANA

TAKDIRKU GILA, ISTRIKU DI MANA-MANA

Langit berwarna jingga kemerahan, burung-burung berkicau riang. Li Mingzi menemani Ruan Tang berolahraga pagi di taman belakang kediaman. Mereka berlatih Teknik Keselarasan Agung seperti biasa, lalu melakukan peregangan ringan. Setelah selesai, mereka berjalan menuju ruang makan. Biasanya Tuan Tua Ruan akan menunggu mereka untuk sarapan bersama, tapi kali ini Song Hua sudah duduk di kursi utama, makan sendirian.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai rumentang siang
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Baca Semua Ulasan
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Rembulan berwarna kuning pucat. Awan rupanya mulai menutupi langit karena tidak kelihatan bintang yang seharusnya bertaburan di tengah malam. “Apa yang kau cari?” terdengar suara yang renyah dan “basah”. Raka tahu suara siapa itu. Ia menoleh dan dilihatnya Renjani sedang duduk di sebuah patahan batang pohon yang mengering di atas tanah.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

05 Langit siang yang cerah telah berubah menggelap pertanda senja telah tiba. Dahayu menggeliat sambil merentangkan tangan. Perempuan berkulit kuning langsat mengerjap-ngerjapkan mata yang lelah, sebelum merapikan meja kerja dan berdiri sembari menyambar tas dari meja.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

“BANGUUN, TUAN MAJIKANN!” Aku membuka mata, tetapi rasanya lengket. Jadi, aku mengembalikan fokus dan berusaha melihat jam. Sayangnya, Rena menutup seluruh jarak pandang karena dia benar-benar, secara teknis, di depan mataku. “Ah, kau bangun!” serunya. “Pemandangan indah di pagi yang cerah,” sambutku. “Aku yakin kau melihatku sepanjang malam karena kau benar-benar tidak bisa bangun kecuali dengan ini.” Dia tersenyum di depan mataku. “Selamat pagi, Charlie. Mimpi indah semalam?”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
Le Restaurant de Prada

Le Restaurant de Prada

Dia tidak berpikir lagi tentang tetangga yang mungkin terganggu mendengar nyanyian gila dini hari. Puas mengekspresikan diri, Rumi memutuskan untuk menyudahi sesi ini. Terlebih kulitnya sudah mengkerut karena terlalu lama disiram air. Sekarang giliran kasur yang menari-nari dipikiran.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
Accidentally Married

Accidentally Married

“Ini, tuh, sudah mulai mules, masa’ masih mau dijenguk juga.” “Kan, nggak—” “Nggak!” Rumi melotot dan masih saja tertawa. “Tadi malam udah, tadi pagi juga udah. Capek, tauk! Aku mau siapin tenaga buat lahiran.”
1055.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Yang pasti karena ada hal yang ingin aku bicarakan sama kamu, Rum.” Langit Subuh terlihat bersahabat dengan bintang-bintang dan bulan yang tersenyum sabit di sebelah barat. Jalanan terlihat sepi sepeninggal pemuda-pemuda balap liar itu. Membuat semilir angin sedikit mengundang rasa kantuk Rumi. Rumi kemudian membuka kaleng kopi itu dan meneguknya. Berharap dapat mengusir rasa kantuknya. “Ini udah jam aku tidur.”
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
CEO DINGIN ITU JODOHKU

CEO DINGIN ITU JODOHKU

kata Jingga. “Morning,” “Kamu lagi dimana? Masih di apart atau udah jalan ke kantor?” “Aku udah jalan ke kantor!” “Eh nanti siang makan siang bareng yuk, kebetulan aku engga ada kerjaan siang nanti,” “Kayanya siang ini aku engga bisa deh Ga, gimana kalau malamnya saja?” “Kenapa? Kok engga bisa?” “Aku baru mulai kerja nanti siang, soalnya pagi ini ada urusan dulu!”
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
DIAMNYA ISTRIKU

DIAMNYA ISTRIKU

Padahal sejak semalam aku bahkan belum melihat kedua putriku. "Mbak! Makan!" Terdengar suara Rumi sambil mengetuk pintu. Aku pun gegas turun dari tempat tidur dan langsung membuka pintu kamar. Melihatku, Rumi terlihat kaget dan seolah tak percaya dengan apa yang dia lihat. "Belum mandi, Mbak udah sesiang ini?" tanyanya. Au mengangguk sambil malas. Tak lama kemudian terdengar adzan dzuhur berkumandang. Rumi menunjuk ke atas. Maksudnya, udah siang loh, Mbak tapi kok belum mandi. Seperti itulah maknanya. "Cerewet agh!" kataku lagi sembari berjalan ke meja makan. Sampai ke di meja makan aku sangat tidak bernafsu meskipun makanan lezat tertata rapi di sana.
9.2981.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.5K kali sebagai rumentang siang
Tampilkan Ulasan (243)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
suka shopping
coba lah yg buat aplikasi ini harga koinnya dimurahin, misal 1 koin = 2 rupiah gitu kan jadi buanyak yg mau beli koin karena murah. gausah mahal²lah biar banyak yg beli koin. atau setiap unlock bab koinnya 2 aja gitu, kalo 14 koin kebanyakan
Baca Semua Ulasan
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

Ketika sudah mengembang, Ranny akan mengangkatnya dan mengukusnya dan juga memanggangnya. Ketika Ranny sibuk memanggang dan mengukus Roti, Tante Tina melakukan aktivitas menyiapkan hidangan untuk makan siang. Saat pekerjaan membuat roti kukus dan roti goreng sudah selesai dikerjakan. Tante Tina berkata kepada Ranny, “Roti-roti ini di konsumsi saat minum sore dan sarapan pagi esok pagi,” ujar Tante Tina, “Hidangan untuk makan siang hari ini juga sudah siap, menunggu untuk disajikan.”
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai rumentang siang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status