Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rapuh

Rapuh

' batin Runi berpikir buruk dan langsung mendatangi Syam. Setelah begtiu dekat dengan Syam, Runi pun memberanikan diri menegur Syam yang menatap danau yang tidak terlalu jernih itu. "Eh, lo ngapain di sini dengan memasang wajah jelek seperti itu, lo mau bunuh diri ya?" tanya Runi menegur Syam.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai rumput embun
Baca
+Pustaka
Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Ternyata sedari tadi Lian Wei mencatat semua racun di piringnya, sambil menunggu Tabib Luo datang dan hasil penyelidikannya. Keheningan meliput seluruh ruangan, hingga kedatangan Kaisar memecahkan keheningan tersebut. Kaisar kembali duduk di kursinya. “Iya kau benar Tabib Luo, ini adalah Embun Merah.” “Racun ini menyebabkan pemakainya kehilangan darah secara berkala. Walaupun prosesnya lambat tapi akan sangat fatal jika dikonsumsi dalam takaran yang cukup banyak,” ujar Lian Wei menjelaskan situasi yang ada.
1012.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai rumput embun
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Raja membuka matanya perlahan dan keseluruhan badannya telah basah kuyup. Bahkan ia kembali dan kembali diguyur air satu ember. Satu ember air comberan yang berbau menyengat tak sedap. Bagai bau kotoran manusia yang sangat menyengat. Byur,
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai rumput embun
Baca
+Pustaka
Cinta Sebening Embun Pagi, Kini Sirna Ditiup Angin

Cinta Sebening Embun Pagi, Kini Sirna Ditiup Angin

Tiga tahun setelah menikah kembali dengan Dimas Aryatama, Sania Prameswari secara tidak sengaja bertemu dengan Dimas dan wanita simpanan barunya di Klub Cakrawala Malam. Di bawah cahaya lampu kristal, Dimas sedang bersandar santai di sofa kulit, ujung jari kirinya menjepit sebatang cerutu, sementara tangan kanannya dengan santai merangkul seorang wanita yang mengenakan gaun tradisional. Hadiah-hadiah mahal menumpuk seperti gunung di hadapan wanita itu. Hadiah-hadiah itu sudah pernah dilihat Sania beberapa hari sebelumnya. Dimas secara khusus terbang ke Valencia dan membelinya di sebuah rumah lelang. Beberapa hari lagi adalah hari ulang tahun pernikahan mereka, jadi Sania sempat mengira kalau
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai rumput embun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status