Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anak Jenius Milik Sang Presdir

Anak Jenius Milik Sang Presdir

Ken memperhatikan tangannya yang masih gemetar, dengan nafas yang terasa sesak. "Tubuh Rimbun penuh setrum!" _______________
9.3105.4K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as rumput embun
Read
+Library
Ternyata Sang Pewaris

Ternyata Sang Pewaris

Betulkah Embun anak dari pasangan ini? Embun menatap satu persatu dengan tatapan yang entahlah, namun tatapannya terhenti ketika menatap Nick. “Tuan Nick. Apa aku sedang bermimpi?” tanya Embun pelan. Nick yang semula berdiri pria itu berjongkok tangannya terulur menyentuh tangan Embun. Tidak lama Embun memekik. “Aw! Tuan anda kenapa anda mencubit saya.” protes Embun sambil mengusap tangannya yang tadi Nick cubit.
1028.6K viewsCompletedAdded to Library 715 Times as rumput embun
Read
+Library
Binar Kalbu

Binar Kalbu

“Gue itu temannya Rine. Gue yang anggap dia teman, kalau dia enggak tahu.” “Kok bisa begitu?” “Gue tadi nolong dia waktu mau dipukul teman kelasnya saat ngajak ke kantin. Kayaknya dia lagi kacau. Di kelas cuma diam, ke taman buat ngerokok, terus pulang.” Abbian tidak bisa menahan air mata di sudut matanya sehingga harus melihat ke atas agar air mata itu tidak jatuh. Eno melihatnya, tetapi pura-pura tidak tahu agar teman barunya tidak merasa malu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as rumput embun
Read
+Library
Embun Cinta

Embun Cinta

Suara semakin membuat telinga seperti ingin copot. Bumm … Bumm … Bumm … Pertarungan menjadi tidak seimbang. Para manusia yang aku asumsikan sebagai pemberontak kalang kabut. Banyak dari mereka yang sudah berguguran, menjadi mayat dibawah peluru yang berlalu-lalang.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as rumput embun
Read
+Library
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Dengan susah payah ia mencoba melarikan diri, bersembunyi di antara rerumputan di dekat rawa. Di bagian utara Ranting Sembah terdapat sebuah rawa isap. Yah, tepatnya rawa berlumpur berwarna kecoklatan. Dari dalam rawa keluar asap putih yang terasa panas. Rawa tersebut adalah lumpur isap yang mendidih. Tak ada makhluk yang selamat jika jatuh ke dalamnya. Terbentuk dari panas alami dari lapisan kerak terdalam dimensi. Beberapa pulau-pulau kecil dari lumpur coklat yang mengeras, menyembul di beberapa bagian.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as rumput embun
Read
+Library
Tumbal Untuk Bisnis Gelap

Tumbal Untuk Bisnis Gelap

Aku tidak bisa melawan. Ketika suasana memanas, tiba-tiba ada yang mendobrak pintu. Bam!
5.0K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as rumput embun
Read
+Library
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Kaca pecah berkeping-keping di atas lantai marmer, dan cairan susu putih itu tumpah berserakan, mengeluarkan aroma kimia yang menyengat di bawah cahaya lampu. Embun menjatuhkan dirinya ke lantai, berlutut dengan tubuh yang bergetar hebat karena ketakutan yang luar biasa. "Ampun, Yang Mulia! Hamba bersumpah demi nyawa hamba, bukan hamba yang menaruh racun di dalam susu tersebut!" isak Embun, suaranya hampir hilang karena panik. "Hamba tidak pernah meninggalkan dapur... bagaimana... bagaimana bisa ada racun di sana?!"
1030.3K viewsCompletedAdded to Library 636 Times as rumput embun
Show Reviews (15)
Read
+Library
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Read All Reviews
Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

“Tidak apa-apa Ge, katanya ini ‘kan mengandung bakteri baik. Aku butuh sesuatu yang baik, sepertinya apa yang ada di dalam diriku semuanya jahat.” Gama menekuk bibir bingung. Setengah jam yang lalu Embun menelepon memintanya datang ke taman yang berada tak jauh dari B Hotel. Namun, bukannya langsung mengatakan tujuannya meminta bertemu, Embun malah mempertontonkan aksi mabuk ala-ala dengan meminum susu fermentasi. “Kata Mamiku. aku tidak boleh menyentuh minuman beralkohol, tapi aku ingin Ge. Aku ingin mabuk untuk melupakan kemaluanku sejenak,” ucap Embun dengan wajah murung.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 805 Times as rumput embun
Read
+Library
Orang Ketiga itu adalah Keluarga Suamiku

Orang Ketiga itu adalah Keluarga Suamiku

"Mbak Embun, mari kita berganti pakaian yang lain." Perias itu menghampiri dan membantu Embun untuk masuk kedalam rumah. "ini, usap air matanya." Toro mengulurkan kertas lunak persegi kepada Embun. Tisu itu tak cukup mengeringkan air mata Embun. Dirinya terus mengeluarkan air mata didalam kamar. Embun bertanya kepada perias, apakah make up diwajahnya luntur. Perias itu menggelengkan kepalanya dengan bibir yang melebar.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as rumput embun
Read
+Library
Ketika Istriku Minta Talak

Ketika Istriku Minta Talak

Disandarkannya motor kebangaannya, lalu berjalan gontai menghampiri aku dan Embun. Matanya terlihat merah, semakin jelas saat dia semakin dekat. Aroma minuman beralkohol menguar, tercium jelas menyerang cuping hidung. Embun menekan telapak tanganku, mungkin sebagai isyarat, agar aku tetap tenang. *****
10405.0K viewsCompletedAdded to Library 11.3K Times as rumput embun
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status