Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Meskipun cairan penembus lapis baja ini bercampur dengan kabut tebal di sekitarnya, Murong Qingying dapat mengembunkannya kembali dari kabut kapan saja tanpa mengurangi efektivitasnya.
1041.5K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as rumput embun
Show Reviews (10)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Read All Reviews
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Air limbah setinggi mata kaki, bercampur dengan kotoran, makanan busuk, dan darah. Setiap langkah membutuhkan tenaga untuk menarik kaki keluar, dan jika kau berhenti, kau akan didorong hingga kehilangan keseimbangan oleh orang-orang di belakangmu. Hujan terasa sangat dingin, dan uap yang naik dari kerumunan yang berkerumun menguap menjadi lapisan kabut putih keabu-abuan di ngarai. Kabut itu memiliki bau asam yang busuk; kabut itu menempel di wajah, dan dengan setiap napas, rasanya seolah paru-paru terisi air kotor.
9.78.5K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as rumput embun
Read
+Library
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Dia mengenakan setelan denim biru, wajahnya halus, dan alisnya menunjukkan sedikit ketidakpatuhan dan kebebasan. Dari dekat dan jauh, dia tampak seperti anak orang kaya yang malas dan tidak berpendidikan. Ketika Steph melihat Andi Gultom, dia buru-buru bangkit dari sofa dan mengerutkan kening dengan keras. "Kamu gila ya? Bisa-bisanya kamu biarkan sopir masuk! Mencolok banget!" Andi mendekati Steph, meniupkan asap ke wajahnya, dan bibir tipisnya melengkung sedikit.
36.2K viewsCompletedAdded to Library 977 Times as rumput embun
Read
+Library
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Di tangannya, ia membawa sebuah bungkusan kecil yang dibalut kain tenun kasar. "Permaisuri, maafkan kelancangan saya," ucap wanita itu sambil membungkuk dalam. "Kami tahu Anda tidak butuh harta kami, tapi kami semua mengumpulkan ini. Ini adalah Batu Embun dari dasar gua-gua kami. Jika Anda merendamnya dalam air, air itu akan memberikan kekuatan bagi mereka yang kelelahan karena sihir." Aurelia menerima bungkusan itu dengan tangan gemetar. Batu Embun adalah komoditas langka yang biasanya dijual rakyat jelata dengan harga tinggi untuk bertahan hidup. Memberikan ini padanya adalah pengorbanan besar.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as rumput embun
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Aku hanya ingin dikenang. Bukan sebagai kutukan.” Asap hitam di sekitar Embun perlahan surut. Embun jatuh berlutut, terisak keras. Aruna berlari menghampirinya, memeluknya erat tanpa peduli apa pun lagi. “Maaf… maaf…” Embun menangis di dada Aruna. Sinden itu melangkah mundur. Tubuhnya mulai memudar, seperti lukisan yang terkena air hujan.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as rumput embun
Read
+Library
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Beberapa rubah emas yang bersembunyi dan bermain-main di antara padang bunga mulai ketakutan dan berlari untuk mencari tempat aman. Plash! Satu badai embun bening menghantam asap hitam Karuna dan mengempaskannya. Kumpulan embun-embun itu bersatu hingga menciptakan gelombang angin dengan kadar air yang cukup banyak dan basah. Sekujur tubuh Karuna dan Silver kuyup oleh embun dalam jumlah besar dengan kecepatan yang dahsyat. Tubuh mereka sempat terdorong mundur. Bunga-bunga yang hampir mati karena racun Karuna, kembali segar dan serbuk sarinya ikut berterbangan seiring dengan gelombang angin dengan embun di dalamnya.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as rumput embun
Read
+Library
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Dalam kondisi penghuni rumah sedang berduka, mereka menatap embun dengan pandangan yang penuh bara. Embun tersenyum dalam hati. "Orang-orang yang aneh. Siapa yang menyakiti dan siapa juga yang terluka." Embun membatin dalam hati. Wanita itu tidak ingin mendengar ucapan yang tidak enak didengar dalam keadaan berbela sungkawa. Embun memilih segera menepi dan bergabung dengan kerabat suaminya. * * * Tiga bulan kemudian ....
10479.2K viewsCompletedAdded to Library 10.5K Times as rumput embun
Show Reviews (67)
Read
+Library
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Anak Jenius Milik Sang Presdir
Read
+Library
Ternyata Sang Pewaris

Ternyata Sang Pewaris

Betulkah Embun anak dari pasangan ini? Embun menatap satu persatu dengan tatapan yang entahlah, namun tatapannya terhenti ketika menatap Nick. “Tuan Nick. Apa aku sedang bermimpi?” tanya Embun pelan. Nick yang semula berdiri pria itu berjongkok tangannya terulur menyentuh tangan Embun. Tidak lama Embun memekik. “Aw! Tuan anda kenapa anda mencubit saya.” protes Embun sambil mengusap tangannya yang tadi Nick cubit.
1028.6K viewsCompletedAdded to Library 715 Times as rumput embun
Read
+Library
Binar Kalbu

Binar Kalbu

“Gue itu temannya Rine. Gue yang anggap dia teman, kalau dia enggak tahu.” “Kok bisa begitu?” “Gue tadi nolong dia waktu mau dipukul teman kelasnya saat ngajak ke kantin. Kayaknya dia lagi kacau. Di kelas cuma diam, ke taman buat ngerokok, terus pulang.” Abbian tidak bisa menahan air mata di sudut matanya sehingga harus melihat ke atas agar air mata itu tidak jatuh. Eno melihatnya, tetapi pura-pura tidak tahu agar teman barunya tidak merasa malu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as rumput embun
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status