Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Keempat miliarder itu saling pandang dengan tatapan kosong. "Apa?" tanya Elang bingung. "Dia merapal mantra? Menolak angin?" "Obat..." Citra menelan ludah susah payah. "Obat sachet... warna kuning... di warung... sama teh anget manis..." "Merek generik herbal?" Raka menganalisis cepat. "Efektivitas klinisnya meragukan dibandingkan obat sintetis, tapi..." "Jangan berisik... kepala saya mau pecah..."
752 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai rumput obat mata
Baca
+Pustaka
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Zayne sedikit terguncang. “Apa kau benar-benar punya obat tetes mata detoksifikasi?” Robbie mengangguk. Zayne perlahan bergerak ke arah Robbie dengan raut wajah waspada. Robbie tersenyum memesona pada Zayne. “Obat tetes matanya ada di pakaianku. Keluarkan pakaianku dari kamar mandi." Zayne memperingatkan, "Jangan mempermainkanku."
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60.0K kali sebagai rumput obat mata
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Alce Sandra Pieter
kena bonus coin berkurang sama waktu baca bertambah,dah Gito harga coin juga mahal belum lagi kena pajak?? yg coin 100 gak pernah ada disconnya,,harusnya buat cerita yg bab di atas 2000 harga buka bab 3 bab kek hehehe,maaf ya ini cuma saran aja,,lagian banyak ini apk baca yg gratisan juga ............
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Ide-idenya terbilang aneh atau bahkan ekstrim. Kemudian Jeni menyadari sesuatu. Ia mengangkat wajah Linda. “Kemana mocem-mu?” Mocem singkatan dari Moisture Chamber. “Rusak.” “Aduh, apakah matamu baik-baik saja?” Jeni memeriksa keadaan mata Linda. “Perih ma.” “Wah, iritasi merah. Kok bisa rusak?” tanya Jeni segera mengambil obat mata dari kotak P3K.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai rumput obat mata
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

jawab Calvin. Kellin menuliskan resep dan meminta Calvin untuk membeli obat sesuai resep tersebut. Kemudian, Kellin memberikan dua botol pil yang telah dia buat sendiri kepada Calvin, berkata, “Dua botol pil ini adalah racikanku sendiri, Non Rosa tinggal menambahkan dua pil ini setiap kali minum obat, satu dari masing-masing jenis, diminum bersama obat herbal lainnya.” Calvin mendengarkan dengan serius, mengangguk-angguk, kemudian bertanya, “Dokter Dharma, apa obat untuk mencuci mata ini bisa dibeli di apotek?”
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185.3K kali sebagai rumput obat mata
Tampilkan Ulasan (863)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
PERMAISURI YIN

PERMAISURI YIN

ucap Ru Yi sambil mengatur napas. “Tidak usah, lanjutkan saja belajarmu, aku baik-baik saja, aku juga dokter, tapi ini apa?” tanya Su Yin sambil menimbang-nimbang. “Ada cream siang, cream malam, cream anti matahari dan cream awet muda, hi hi hi.” Ru Yi tersenyum kecil. Begitu yang ia pelajari dari buku yang dituliskan oleh Permaisuri Yin.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai rumput obat mata
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

Hanya ocehan-ocehan si kembar yang terdengar. "Nak, obat tetes matanya habis." Ibu telah kembali lalu memperlihatkan botol kecil di tangannya. Botol kecil bertuliskan merk obat tetes mata yang telah kosong. "Habis, Bu. Memang belum beli lagi. Ibu mau pakai? Mata Ibu kenapa?" sela Yuda. "Bukan buat ibu, Yud. Tapi ini lho, buat Hilma. Kasihan Hilma, matanya merah. Kamu beli dululah sana, Yud! Biar mata Hilma bisa segera diobati.
9.8421.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai rumput obat mata
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
Beauty in the Dark

Beauty in the Dark

lagi dokter Deepani menjelaskan "Rani sudah bisa melihat?" tanya Jamie antusias "Ya, dia sudah bisa melihat dengan jelas. Hanya saja, masih belum bisa memaksakan diri untuk melihat cahaya yang teramat menyilaukan. Takut akan menyakiti matanya. Dan, karena penggunaan obat sejenis midriatik atau obat tetes pembesar pupil, maka nona Rani merasakan sedikit silau ketika melihat cahaya," tukas dokter Deepani.
105.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai rumput obat mata
Baca
+Pustaka
Stuntman

Stuntman

jelasnya jujur. "Emang ini obat buat penyakit apa sih, Na?" Akhirnya Albi bertanya mengenai hal ini. "Buat ambliopia. Jenisnya Katarak Kongenital," jawab Pena seadanya, jujur. Albi dan kedua orang tua kandungnya tersentak kaget. Pasalnya, Alzhea anak sulungnya juga menderita penyakit ringan itu. "Kamu yakin bukan kamu yang mengedarkan obat itu secara ilegal? Pasalnya semua ini terlalu kebetulan," kata Syahrian dengan kekehan kecilnya, lebih pas disebut kekehan sinis.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai rumput obat mata
Baca
+Pustaka
Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

jawab Marissa, sekenanya. "Oh iya." Selina meraih tas kerjanya, merogoh sebuah box serum dan box vitamin C. Ia meletakkan botol-botol itu di samping Marissa. "Selina punya vitamin sama serum kantung mata. Mungkin aja pakai ini bisa buat mama cepet pulih. Serum ini aman kok buat kulit sensitif." Senyum Marissa tetap terangkat paksa. "Terima kasih ya, Selina. Nanti Mama coba pakai," katanya tetapi entah kenapa pandangan wanita berusia kepala empat itu tertuju lama padanya.
1036.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 865 kali sebagai rumput obat mata
Baca
+Pustaka
Terbakar Asmara Bosku

Terbakar Asmara Bosku

Untuk ukuran pria ia sangat rapi. “Apa ini, parfum? Krim sunblock? Kaca lipat? Bedak?” mata Rei makin membesar kala menemukan kacamata cadangan, serta peralatan untuk lensa kontak seperti cairan pembersih, tetes untuk pelembab mata sampai tempat menyimpan lensa kontak. Rei bahkan menaikkan bungkusan lensa kontak steril yang belum digunakan dan warnanya memang hitam.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai rumput obat mata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status