Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Adikku Memuja Rahimku

Suami Adikku Memuja Rahimku

Di detik itu, aku tersadar bahwa Mahesa adalah matahari yang tidak membakar, melainkan perlahan-lahan menyinari sudut-sudut gelap yang selama ini kusembunyikan. Pagi itu, sinar matahari yang menerobos celah gorden terasa lebih tajam dari biasanya. Kepalaku berdenyut pelan, sisa dari pertempuran batin semalam yang belum sepenuhnya usai. Namun, suara gaduh dari para asisten rumah tangga di luar membuatku melirik jam dinding. Masih pukul empat pagi. "Bu Siti, ada apa? Kok sibuk sekali sepagi ini?" tanyaku saat menghampiri Bu Siti di lorong.
10579 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Saat Istri Bodoh Itu Pergi

Saat Istri Bodoh Itu Pergi

Kosong. Biasanya, pada jam segini, Nara sudah bangun lebih dulu. Entah sekadar menyeduh teh, atau menyiapkan sarapan sederhana yang sering kali hanya ia sentuh sekilas. Pagi selalu dimulai dengan suara langkah kaki Nara yang pelan, aroma hangat dari dapur, dan sapaan lirih yang jarang ia jawab. Namun pagi ini, tidak ada apa-apa.
892 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Ambilah Gaji Suamiku!

Ambilah Gaji Suamiku!

Pagi bikin emosi Tok ... Tok ... Tok ... "Adam." "Adam buka pintunya!" Gedoran demi gedoran sangat mengganggu aktivitasku pagi ini. Ini masih pukul 5.30 pagi. Aku mematikan kompor dan segera membuka pintu depan yang digedor secara tak manusiawi. Ceklek ... "Ada apa sih, Mbak. Datang itu yang sopan sedikit. Mengganggu tau. Ini juga masih pagi."
9.314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Gadis Yang Kunodai

Gadis Yang Kunodai

Jantung Lea saat ini tidak aman, mungkin jantungnya ingin melompat keluar saat itu juga. Sinar matahari pagi membuat Sarah memicing untuk menyesuaikan intensitas cahaya yang silau dari arah cendela kaca Sarah menoleh Mamanya telah berdiri di samping pintu dan memandangnya dengan wajah aneh. "Selamat pagi." "Pagi, Ma." Sarah mendekat mencium punggung tangan mamanya. "Ada tamu tuh." "Siapa, Ma?" "Lea, Sayang."
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan CEO Kejam

Istri Tawanan CEO Kejam

Keduanya berjalan santai, menikmati kesunyian pagi sebelum hiruk pikuk hari dimulai. "Weekday gini nggak akan terlalu banyak pengunjung apalagi di pagi hari. Jadi, kita bisa santai," kata Indri sambil menyelipkan rambutnya yang tertiup angin di belakang telinga. Langkahnya mantap namun ringan, seolah-olah dunia ini tidak memiliki beban yang terlalu berat untuk dipikirkan.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

Sesakit inikah rasanya tidak dipedulikan oleh orang yang aku sayang. Cahaya mentari pagi menerobos melewati celah-celah tirai yang terbuka. Aku menggeser tangan ke sebelah kiri, berharap ada Kanaya di sisi dan saat membuka mata dia tersenyum menyapa mengucap kata selamat pagi. Sambil mengusap wajah aku beranjak dari peraduan, menengok jam di pojok kiri layar ponsel dan ternyata sudah pukul delapan pagi.
1098.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

Memang nyatanya begitu, ya? Hawa hangat perlahan dirasakan Jena. Sinar pagi keemasan yang menyelip di antara celah-celah atas jendela. Jena menoleh. Oh, rupanya sudah pagi.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Skandal cinta suami

Skandal cinta suami

Pagi itu Pagi tiba suara riuh kicau burung terdengar begitu merdu, pemandangan sejuk matahari mulai bersinar menampakkan sinarnya setelah bersembunyi di balik awan, pagi hari aktivitas di mulai. Dengan semangat pagi, senyum pagi dan jiwa yang pagi.
910.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
My Friendship Story

My Friendship Story

Mungkin iya kau bosan karena aku kini berada di hidupmu yang kau anggap sebagai kabut yang mengahalangi indera penglihatanmu • • • Pagi itu adalah pagi yang begitu dinantikan oleh seluruh siswa dan siswi. Mentari yang indah pun menyambut baik, dibuktikan hari ini begitu cerah. Udara segar yang dihirup seluruh insan pun terasa menenangkan.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

Di pagi hari saat Sada bangun dari tidur, ia membuka jendela dan menikmati indahnya alam yang ia lihat dari balik jendela vila. “Mas udah bangun” ucap senja yang baru bangun dari tidurnya karna sinar matahari dari balik jendela yang Sada buka. “Iya sayang sekarang sudah pagi, kamu buruan mandi sana biar seger” ucap Sada pada senja istri termudanya.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status