Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Terlarang Abang Ipar

Hasrat Terlarang Abang Ipar

Matanya tampak memerah dan begitu sayu. “Pagi, Sayang.” Maudy berucap dengan suara serak khas orang baru bangun tidur. Ia bangkit untuk duduk seraya mengucek mata. Tubuh bagian atasnya terpampang dengan jelas, polos tanpa pakaian karena selimut yang melorot ketika ia bangkit. “Ini sudah siang.” Mahen berkomentar dengan lembut. Maudy menoleh menatap jendela, matanya menyipit karena silau dengan cahaya.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: SEBUAH KEDAI KOPI - PAGI HARI STATUS WAKTU: MENYAMBUT HAL YANG BARU Matahari pagi menyinari kota yang baru saja terbangun dari lelapnya. Kabut tipis masih menggantung di antara gedung-gedung tinggi, menciptakan suasana dingin yang kontras dengan hiruk-pikuk lalu lintas yang mulai hidup. Di sudut jalan, sebuah kedai kopi kecil berdiri tenang, dengan jendela besar yang menghadap ke jalanan basah oleh embun pagi.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
JERAT OBSESI SANG CEO KEJAM

JERAT OBSESI SANG CEO KEJAM

gumam Tama dalam hati. Pagi yang sangat cerah. Sinar matahari yang menembus melalui celah-celah jendela kamar berhasil membuat Zahra terbangun. Matanya yang tertutup sedikit mengerjap dan perlahan terbuka. Pandangan yang semula membuyar, lambat laun menjadi semakin jelas. “Sudah pagi lagi,” gumam gadis itu.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Suratman VS Suratmin  ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

Suratman VS Suratmin ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

Tepat jam tujuh pagi, sang surya sudah mulai menampakkan sinarnya yang sehat di pagi hari. Suratmin lalu menjemur bayi itu sebentar. Bayi mungil itu menggeliat setelah matahari itu mengenai tubuhnya. Namun, dedek Hanin sangat menikmatinya apalagi diperdengarkan shalawat nabi membuat dirinya tenang seketika.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
FORBIDDEN INLAWS

FORBIDDEN INLAWS

Aku tidak melihat cahaya masuk sedikitpun. "Jam berapa ini?" sahutku malas. "Jam lima pagi. Mau liat sunrise?" Aku mengerjap pelan mengumpulkan kesadaranku. "Sunrise? Emang udah ada?" Aku memainkan rambutnya, merasakan anggukannya. Dia mengecup dadaku berkali-kali membuatku geli. "Aku udah isi air panas di bathub". "Hmmm ..." Aku hanya menggumam.
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Raja Yang Sebenarnya

Raja Yang Sebenarnya

"Sudahlah Bocah, ini sudah larut malam. Sebaiknya kau segera tidur. Besok, kau harus cepat pergi dari sini!" Pagi hari yang cerah, matahari mulai terbit menyinari bumi dengan cahayanya yang hangat. Embun pagi bertebaran di dedaunan, menjadi minuman bagi serangga yang hinggap di atasnya. "Hooaaam" Menguap adalah hal biasa yang dilakukan orang setelah bangun pagi. Dan hal itu juga terjadi pada Subin. Ia mengucek matanya. membersihkan kotoran mata yang bersarang di sela-sela matanya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Suami Ojolku Ternyata Presdir

Suami Ojolku Ternyata Presdir

Sorot matanya penuh harapan akan masa depan yang ingin dibangun bersama. Cahaya pagi yang lembut mulai menyelinap melalui celah-celah jendela, meski belum terlalu terang, menandakan bahwa pagi telah tiba. Sarah, yang baru saja terbangun dari tidurnya, membuka matanya perlahan, menyesuaikan diri dengan cahaya yang masuk.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 600 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Garis Dua dari Rahim Si Mandul

Garis Dua dari Rahim Si Mandul

Mengapa hanya aku yang selalu mengharapkan belas kasihnya? Pagi muncul dalam warna jingga yang indah. Semburat sinar mentari yang muncul malu-malu dari ufuk timur diiringi oleh kokok ayam jantan bersuara merdu, menerangi hati Amy. Hari ini adalah hari yang baru. A new begining.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

Happy Reading ************* Ahad/ minggu Pagi yang begitu indah, dimana sinar matahari telah menyinari kedua pasangam muda itu. Lexsa sedikit demi sedikit membuka kedua kelopak matanya. Lexsa yang belum terlalu sadar/ nyawa nya belum terkumpul 100% mencoba memerhatikan baik baik orang yang ada didepannya yang sekarang tengah memeluk dirinya
27.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Dia merasa kelelahan dan duduk di kursi untuk istirahat. Sita merasa lelah saat menunggu nenek tadi, dan sekarang rasa lelahnya menjadi berlipat ganda. Detik berikutnya, Husein memberikan sarapan hangat dengan tangannya yang menawan. Sita melirik ke langit luar dan saat itu sudah fajar. Matahari pagi di musim kemarau sering kali terbit lebih awal. Sita pikir itu tidak akan lama, ternyata sudah pagi.
9.4350.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.5K kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status