Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Ojo wedi. Iki mung tandha yen wektu wis cedhak.” Pagi datang dengan cahaya pucat. Kabut menggantung lebih tebal dari biasanya, menutupi sawah dan jalan desa. Saat sarapan, tak banyak kata terucap. Setiap orang memeriksa dirinya sendiri—napas, tangan, niat—seolah takut ada yang tertinggal.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
Nyonya Terbuang Dalam Dekapan Penguasa Dunia Bawah

Nyonya Terbuang Dalam Dekapan Penguasa Dunia Bawah

Suara kecil itu terdengar namun tidak cukup untuk membangunkan siapa pun. *** Pagi datang perlahan. Cahaya matahari mulai menyelinap dari celah tirai. Garis-garis tipis cahaya jatuh di lantai. Hangat. Lembut. Namun, tidak cukup untuk membuat pagi itu terasa nyaman.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
Kencan Palsu dengan Kapten Tim Hoki alias teman sekamarku

Kencan Palsu dengan Kapten Tim Hoki alias teman sekamarku

AURORA Dulu aku sangat menyukai pagi hari. Maksudku, di kampung halaman, aku akan merasa sangat gembira saat cahaya pagi pertama muncul. Sebenarnya, aku masih sangat suka menonton matahari terbit dan hal-hal semacam itu. Tapi entah kenapa, cahaya pagi yang menyelinap melalui tirai jendelaku ini terasa seperti serangan bagi mataku.
308 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
Menikahi Jodoh Orang

Menikahi Jodoh Orang

Tanya Clara heran melihat sekelilingnya masih gelap. "Sekarang jam 5, ini hampir pagi." Jawab Sean. "Membangunkanku jam 5 apakah kamu gila?" Clara berguman sembari menuruni mobil. "Wah..." Clara terpukau melihat sunrise di pagi hari. "Indah sekali!" Ucap Clara dalam hati. "Bukankah ini adalah pemandangan pagi?" Tanya Clara. "Ya." Jawab Sean Singkat. "Katakan saja apa yang kamu inginkan, jangan menahan diri aku takut kamu mati lemas." Ucap Sean dengan nada rendah.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

POV Awan Matahari pagi baru mulai menampakan sinarnya, seolah sedang malu mengintip dari balik selimut malam. Namun sinar indahnya seakan tertutup oleh mendung pekat yang seakan enggan untuk beranjak dari posisinya. Ada apakah gerangan dengan pagi yang seakan berduka di hari ini ?
8.9356.2K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as saat teduh pagi ini
Show Reviews (80)
Read
+Library
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Read All Reviews
TAMU SELEPAS SUBUH

TAMU SELEPAS SUBUH

Tokk tokk tokk Suara ketukan pintu depan, terdengar nyaring. Aku yang baru saja selesai melaksanakan salat subuh, langsung menuju ke depan, tanpa menyahut. Tokk tokk tokk "Mbak..." Suara ketukan dan panggilan dari seorang wanita. Tanpa menyahut lagi, aku pun mengintip dari balik korden jendela, memastikan siapa yang mengetuk pintu rumahku di pagi buta seperti ini.
10111.1K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Ia tak boleh undur diri. Dengan raut muka cerah Ifa melangkah mantap. Kini ia sudah berada di samping Titania dan ikut menatap ‘kekasih’ gadis itu. ”Memang indah menunggu pagi lalu berdiri menyapa matahari seperti sekarang ini. Begitu indahnya waktu pagi sehingga Allah menyuruh kita mengisinya dengan sholat shubuh, menunggu terbitnya matahari dengan berdzikir mengagungkan nama-Nya, lalu mengerjakan sholat dhuha. Seperti kamu aku pun mencintai pagi karena di waktu ini inilah malaikat malam bersiap naik ke langit dan malaikat siang turun untuk menggantikan. Jadi aku selalu gembira menyambut pagi agar saat mereka hadir ke bumi mereka tersenyum gembira mendapatiku sebagai manusia yang selalu ber
102.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
Happiness is Unwanted

Happiness is Unwanted

Audy bersyukur pagi harinya tidak terkontaminasi kuman yang menjelma sebagai seorang suami. Sebelum turun untuk sarapan pagi, Audy menyempatkan menikmati udara pagi dengan sinar matahari yang menerobos melalu jendela. "Tuhan begitu indah pagi ini. Terimakasih untuk semua yang sudah engkau takdir kan untuk ku." Gumam Audy menarik nafasnya dalam-dalam.
9.99.6K viewsOngoingAdded to Library 356 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
90's Love Life Laugh

90's Love Life Laugh

Lalu dia pun keluar membuka pintu untuk merasakan udara pagi yang sejuk. ”Wah pagi ini begitu kelabu padahal sudah menunjukkan pukul 7” ucapnya dalam hati. Kemudian Ayahnya berteriak cukup keras didalam sana menawarkan secangkir teh hangat untuk menyambut pagi yang dingin ini. "Nak apakah kau mau secangkir teh hangat buatan Bapak mu yang tampan ini?” ucap ayah diselingi guyonan khas nya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen

Skandal Satu Malam Bersama Pak Dosen

Disusul oleh munculnya sinar mentari yang semalaman lebih suka bersembunyi dan membiarkan kegelapan malam mendominasi. Namun, di pagi ini Sang Surya justru lebih agresif. Tidak lagi bersembunyi, dan cenderung menyorot kokoh sekaligus memberi kehangatan bagi sebagian bumi yang sepanjang malam diguyur hujan. Tok tok tok. “Punten!”
105.4K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as saat teduh pagi ini
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status