Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TETANGGA SOK KAYA

TETANGGA SOK KAYA

Terdengar suara Sabar dari seberang sana. “Besok kamu temenin orangnya buat lihat tanahnya! Katanya dia baru tau ancer-ancer saja tetapi pastinya belum tau, kalau cocok lokasi harganya sudah deal sama Teteh,” ucapnya lagi. “Oh, ok Teh! Besok Teteh pagi-pagi ke sininya jangan lupa bawa makanan dari rumah biar gak usah beli,” tutur Sabar. “Iya iya ... oh iya, Bar itu nanti jangan lupa ya yang tiga puluh juta transfernya ke rekening Teteh, buat bayar uang pinjaman yang kemarin,” ucapnya lagi.
10150.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

Ia melirik ke seluruh sudut pekarangan rumah Silvi yang sudah sangat berantakan untuk mencari potongan kayu atau batu. Tresna melirik ke arah tumpukan abu sisa pembakaran sampah rumah tangga yang berada tepat di dekat kaki telanjangnya. Abu itu masih terasa hangat saat menyentuh kulit kakinya, namun sudah tidak ada lagi bara api yang menyala di sana. "Kamu pikir dastermu itu bisa jadi tameng buat celuritku, hah?! Sini kamu!" tantang Pak Sabar dengan suara yang sangat keras.
1047.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADAR YANG TERNODA

ISTRI BERCADAR YANG TERNODA

perintah Abram “Anda yakin?”tanya Baron mengerutkan dahinya. “Aku yakin, lagi pula sudah dua tahun berlalu, indentitas Abram dan Zahira telah lenyap, tidak perlu penjagaan ketat disekitar Villa.” “Okay Tuan Abram, aku akan menempatkan dua petugas keamanan di villamu.”
9.826.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 858 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Tablet di tanganku menunjukkan pergerakan drone pengintai yang sudah mengepung area mansion tersebut. "Mas Bima, tim kami sudah berada di posisi. Adit dan Diana ada di dalam. Sabrina... dia ada di kamarnya di lantai dua," lapor sang sopir yang juga kapten tim lapangan. "Jangan ada yang menyentuh Sabrina. Adit dan Diana urusanku," desisku. Begitu kami sampai di kawasan elit Toorak, suasana tampak sangat sunyi. Mansion Adit berdiri megah dengan pagar besi tinggi, namun bagi tenaga dalamku, itu hanya seperti mainan plastik.
1080.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Dalam Genggaman Sang Penguasa

Dalam Genggaman Sang Penguasa

" Abraham berlalu meninggalkan Jonathan dan Peter di belakang. Peter memberi tanda kepada Jonathan untuk mengikuti langkah tuannya. Mansion keluarga Morris sangat megah, bangunan lama dengan arsitektur bergaya Romawi yang sangat kental. Sangat cocok dengan pembawaan sifat Abraham yang dingin dan keras. Mansion ini berada di atas bukit, mempunyai halaman yang sangat luas di belakang mansion, di pojok bagian kiri terdapat sebuah barak yang berisikan beberapa kuda pilihan. Terlihat juga rumah kaca yang berisikan aneka bunga bersebrangan dengan barak kuda.
1012.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Barra's Mine

Barra's Mine

Pria berbadan atletis dengan gigi gingsul yang terlihat sangat manis itu menyapa ramah "Ya," jawab Senna kemudian dia melanjutkan perjalanan pulangnya. Di satu sisi sudut gedung berlantai dua tersebut sebuah Range Rover hitam tengah mengamatinya sejak tadi. Menunggu kepulangan Senna. Tentu saja, pria yang kini menatap bagian belakang mobil Senna yang perlahan menghilang tersebut hanya tersenyum dingin. *** "Mama pulang!" Senna meletakkan mantelnya lalu melepas sepatu dan meletakkannya pada rak di sebelah pintu.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

panggil Safira. Saat Daren menggebrak meja di hadapannya, laki-laki yang yang di hadapan Safira itu kaget dan sempat terdiam. Dia bingung itu laki-laki yang datang tiba-tiba langsung menggebrak meja dan dia tidak tahu sama sekali kalau yang di depannya itu adalah Darena anak ke dua pemilik perusahan ternama yang terbesar di negaranya itu. Setelah sadar apa yang terjadi laki-laki itu panik dan marah.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab69 "Kamu tidak akan bisa keluar, dari rumah ini. Dibawah banyak penjaga!" seru Bu Soraya. Aku terdiam, melihat dari jendela, pagar tinggi raksasa itu, bagaimana bisa aku melewatinya. Dan di pos Satpam, terlihat beberapa penjaga, aku pasti tidak bisa keluar begitu saja. Aku mengunci pintu, dan mendekati Ibu Soraya.
1099.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dimadu

Tiba-Tiba Dimadu

tapi aku belum siap Mas," ucapnya dengan air mata yang kemudian meleleh lagi. "Aku tahu kalian tidak ingin terlibat padaku mas ... mbak tapi ... Aku wanita yang putus asa dan sendirian." ia menangis lagi. "Semoga kami bisa melakukan sesuai keinginanmu dan semuanya aman-aman saja." "Lalu Apa yang harus kita lakukan, Mas," tanyaku pada dokter tampan itu. "Di rumah Mama ada paviliun di belakang yang tidak ditempati, mungkin sementara Soraya bisa di situ."
1059.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai sabar mansion 22
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Kiky
endingnya sangat mengecewakan..! padahal secara jelas udah kentara banget kamu itu cuma cadangan Jannah..! seandainya aib nya angel gak ketahuan, gak akan mungkin Rafiq mau nyariin kamu.. ini malah balikan lg ma Rafiq.. astaga harga diri wanita di novel² skrng pada gak ada ya...??
anne annisa
versi disini berakhir indah buat jannah. makasih thor udah kasih ending yg lbh baik buat rafiq dan jannah. dulu waktu baca di inn****sama kabeem, sumpah aku pengen protes. gitu amat nasib jannah maupun rafiq. sukses selalu buat author. tetap semangat untuk berkarya.
Baca Semua Ulasan
Simpanan Tuan Torres

Simpanan Tuan Torres

kata Diego, mengangguk sekali, seolah memberikan persetujuan untuk hal remeh. "Namun, satu syaratku mutlak," lanjutnya, nadanya kini beralih menjadi peringatan tajam. "Lokasi. Apartemen itu harus berada di area yang kurasa layak untuk keamananmu. Aku akan memberikan daftar distrik yang diperbolehkan. Dan, sebelum transaksi, semua dokumen harus diserahkan kepada Pablo, untuk diverifikasi keamanannya. Aku tidak akan membiarkanmu tinggal di tempat yang bisa dijangkau dengan mudah oleh Armand atau pria manapun yang dapat mengganggumu."
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai sabar mansion 22
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status