Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

sinis Glenn. “Biarkan saja Glenn, ih kamu kenapa sih pelit begitu. Oh ya sayang, baju yang kamu janjikan kemarin apa sudah datang? Aku mau lihat,” tanya Sabila kemudian. Glenn menggaruk kepalanya yang tidak gatal kemudian baru berucap, “Eumm, yang dari butik tanteku itu?” “Bukan sayang, yang dari Intan Berliana label dong. Gimana sih, aku sudah tidak sabar ingin melihatnya,” ucap Sabila antusias.
1038.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang sabuk inten
Ipakita ang mga Review (41)
Read
+Library
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
Nuzulia Dilla
Suka banget sama novelnya. Lala yang mengira kl ayahnya yang kirim uang. Ternyata itu uang nyasar dari Gleen. Parahnya si Gleen pikir kl Lala gadis miskin. Padahal kan anak orang kaya. Belum tau aja sekaya apa si Lala ini. Ati2 ntar kamu bucin Gleen.... Lala tolong jangan gampang goyah sama Gleen...
Basahin ang Lahat ng Review
Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

sewot Intan yang membuat Novi kembali fokus pada laptopnya. Intan memang sudah terkenal dengan orang yang selalu iri atas pencapaian teman-telannya. Maka sudah tak aneh lagi jika ia akan marah-marah untuk seminggu ke depan jika ada temannya yang membeli barang baru. "Aku gak akan kalah, aku juga harus membeli mobil seperti itu!" Batin Intan, ia pun membuka laptopnya. Bukan untuk memulai pekerjaan, namun ia membuka website jual beli mobil. Ia mencari mobil merk mini Cooper yang seperti Vebby pakai.
1017.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 578 Beses bilang sabuk inten
Read
+Library
Akibat Kencan Buta

Akibat Kencan Buta

Sagara yang melihat hal itu lantas mendengus dan menggelengkan kepalanya dengan geli. “Lepas dulu sabuknya, lalu turun!” Suara dingin itu kembali menginterupsi, membuat Sahara melirik dadanya. Sabuk pengaman itu masih melekat kuat ditubuhnya, dia menepuk keningnya dengan malu. Sahara mengumpat dalam hati, mendadak dia merasa menjadi manusia paling bodoh di bumi. Mengapa dia tidak sadar akan benda itu, pikirnya.
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 154 Beses bilang sabuk inten
Read
+Library
Hasrat Terpendam Majikanku

Hasrat Terpendam Majikanku

Ibu yang lebih dulu tanggap, langsung menyeret Bapak yang tampak masih berusaha mencerna keluar. Pintu kembali tertutup, aku beralih pada Nyonya Intan sembari menatapnya dengan bibir mengerucut. "Bagaimana rasanya jadi majikan?" Dia bertanya sembari menahan senyum. Astoga dragon ball, Naruto Uzumaki, Spongebob Squarepants. Demi siluman semvak polkadot situasi sompret apalagi ini? "Ruarrr biasyah, Nyonyah. Niqmad sekalih!" cetusku dengan penuh penekanan.
107.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 200 Beses bilang sabuk inten
Read
+Library
CINTA COWOK AUTIS

CINTA COWOK AUTIS

Ia kembali memperhatikan anggrek bulan yang tumbuh subur di batang pohon. Ryan, cowok beralis tebal dengan postur tubuh ideal tengah sibuk di galerinyas. Ia menderita autis sejak berumur dua tahun. Cenderung pendiam dan fokus pada satu titik. Tidak menyukai keramaian. Tidak suka dengan warna merah dan kuning. Tidak suka orang-orang mengejeknya idiot.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang sabuk inten
Read
+Library
Cintaku Berlabuh di Sugar Daddy

Cintaku Berlabuh di Sugar Daddy

Klik 'Haishhh ... Kenapa juga aku bisa kesiangan kayak gini sih! Kenapa juga alarm ku nggak bunyi? Ehm ... benarkah dia hanya memilihku?' ada senyum dibibir Lola walaupuun Lola juga menggerutu kesal sendiri hingga dia lupa kalau sekarang adalah hari Sabtu, tentu saja alarmnya tidak bunyi karena sudah mensettingnya hanya bunyi dari hari Senin sampai hari Jumat
9.410.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 407 Beses bilang sabuk inten
Read
+Library
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

"Aku bersedia membantumu asalkan kau juga bersedia menceritakan apa sebenarnya yang terjadi? Siapa dirimu sebenarnya, dan siapa orang bernama Borak itu?" "Baiklah, baiklah!" Sementara itu tampaknya Intan sudah mulai siuman. Saka segera menghampiri dan memberinya tuak. Bumbung tuaknya masih dalam ukuran besar. Intan yang baru melihat benda ciri khas Pendekar Mabuk itu tampak bingung. Gadis ini memang belum tahu perihal bumbung tuak. Begitu juga si nenek, apalagi dia belum tahu siapa Saka Sinting.
1032.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 879 Beses bilang sabuk inten
Read
+Library
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

sapa Intan mencium suaminya. Zulfikar hari itu memakai setelan celana hitam dan kaos putih, rambut panjangnya diikat kebelakang, ia duduk sambil memandang istrinya dengan tatapan curiga, melihat penampilan rambut istrinya. “Apa itu wig?” Intan tersenyum tipis sambil membuka kotak makanannya. “Ini untuk mengelabui Ibra, karena dia sudah curiga aku memberikan uang dan hadiah buatmu.” Kata hadiah adalah sebutan untuk sab*.
1021.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 450 Beses bilang sabuk inten
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status