Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cintaku yang Terbaik

Cintaku yang Terbaik

Jadi sandaran ternyaman Saat kulemah, saat kulelah Tersadar kutinggal sendiri Merenungi semua yang takmungkin Bisa kuputar kembali seperti dulu Kubahagia tapi semuanya hilang, tanpa sebab Kauhentikan semuanya Terluka dan menangis tapi kuterima Semua keputusan yang telah kaubuat Satu yang harus kautahu Kumenanti kau 'tuk kembali Jujur ku takingin engkau pergi Tinggalkan semua usai di sini Tak tertahan air mata ini Mengingat semua yang t'lah terjadi Kutahu kau pun sama seperti aku Takingin cinta usai di sini Tapi mungkin inilah jalannya Harus berpisah Hoo... oo... oo...
4.7K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as sabuk inten
Read
+Library
Cintaku 100 Hari

Cintaku 100 Hari

“Saka atlet renang. Dia pernah menang medali tingkat nasional dan juara satu.” Kemudian Agra menepuk bahu Zalleon. “Dan lo…” katanya sambil menyeringai. “Lo sangat tampan. Semua orang tergila-gila sama lo.” Arka langsung menambahkan dengan bangga, “Makanya kita disebut LF.” “Luminous Four,” sambung Saka santai. Zalleon mengangkat alisnya sedikit. “Luminous Four? Artinya apa?”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as sabuk inten
Read
+Library
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

"Saya manusia kok, Mbak Sab. Bukan Spiderman atau Superman." "Titisan Wiro Sableng atau Jaka Tarub kali ya? 'Kan produk lokal," tebak Sabrina asal, yang langsung membuat Teguh terbahak keras. "Bisa saja Mbak Sab ini. Saya cuma orang biasa yang kebetulan tahu cara menjatuhkan orang kalau keadaan mendesak," jawab Teguh setelah tawanya mereda.
1037.2K viewsCompletedAdded to Library 781 Times as sabuk inten
Read
+Library
Dinikahi Mas Pandu

Dinikahi Mas Pandu

sambar Zita yang membuat semuanya tertawa geli. "Halo... Ibu-ibu! Selamat pagiii!" Suara itu membuat semua mata mengarah ke sana, termasuk Maya dan Zita yang sedetik kemudian beradu pandang dengan sebelah alis terangkat. Intan berjalan santai, dengan pakaian training ketat warna merah cabai, kaca mata hitam dan rambut yang tertata indah, menjadi pusat perhatian semua orang. Lalu, ia juga membawa dua kantong besar di tangannya.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as sabuk inten
Read
+Library
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Saba bersama para awak lain membungkuk memberi hormat. “Kau juga saba,” Lintang tersenyum menepuk pundak Saba. Selanjutnya Lintang mengibaskan tangan, mengeluarkan 100 kantung kain dari dalam dimensi penyimpanannya. “A-anda ..., i-i—itu apa tuan?” Saba bersama semua orang terkejut. “Ini hadiah dariku untuk kalian, ambilah! Dengan apa yang ada di dalam sana, aku harap kalian bisa memulai hidup baru yang kalian inginkan,” jawab Lintang.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 826 Times as sabuk inten
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ririn Princes
pokonya tmn lintang dr bangsa manunsia siluman hewan kekelurgaan semua ..pada setia semuanya ..pokonya KK hebat penuh kejutan terus tiap bab baca nya .deg degan pokonya ..aplgi kelurga lintang saling sayang ga ada yg pada julid
Nickie
Numpang promosi ya thor: Ayok yang suka cerita regresi, mistery, membalikkan keadaan+ romance mampir di novelku Judul= Kehidupan Kedua Pangeran Author= Nickie Genre=fantasy Jangan lupa like dan comment ya...makasih
Read All Reviews
CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

"Bagaimana kau tahu?" "Warna kismis pada bukit kembar nyonya muda berubah warna dari pink menjadi coklat tua, bentuk bukitnya juga sedikit membesar dan kencang. Nyonya sering menyembunyikan sendawa," nona Patrice bercerita dengan antusias. "Tetapi itu hanya sebatas dugaan Patrice saja Tuan Besar." "Baik, kita lihat saja dahulu perkembangan menantuku itu," tuan Sahu Mea Malawi tertawa terkekeh menyimpan bahagia.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as sabuk inten
Read
+Library
Madu Kujadikan Babu

Madu Kujadikan Babu

MADU KUJADIKAN BABU Part 1 "Mas, masa Mbak Intan cuma ngasih aku 20 ribu buat belanja, mana cukup, aku 'kan mau beli beras hari ini," rengek Nia yang tak lain adalah maduku sendiri. Mas Iwan yang sedang menyelesaikan berkas kerjanya sebelum ke kantor langsung menoleh ke arahku yang tengah duduk santai sambil menonton acara televisi pagi.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as sabuk inten
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ” “ tiga ” “ Biasanya ini aku sediakan kalau ada pembeli yang mau dilukis sesuai dengan keinginannya. Jadi sampeyan pintar lukis ta ? ” jawab nenek penjual sambil membungkus damar kurung. “ hehehe, lagi belajar, mbah. ” Arka membalas dengan menggaruk rambutnya yang sebenarnya tak gatal
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as sabuk inten
Read
+Library
CINTA BERGANTI

CINTA BERGANTI

Batinku. Baru saja kuaminkan doaku, di belakang Boby, aku melihat sosok pak Adrian. Mengapa sekejap saja orang ini sudah ada di sini? Bukankan pada saat belum berdoa dia belum ada? Aku meniup dua lilin kecil diatas kue, kemudian memotongnya dan menyuapi semua yang hadir di sini, satu persatu. Termasuk pak Adrian. “Selamat ulang tahun, Din. Semoga doa-doa baiknya dijawab” ucap pak Adrian.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as sabuk inten
Read
+Library
Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

Mujur sekali Sabella, mereka kembali di saat yang begitu tepat. “Sabella …?” Mama Intan terlihat heran. Sabella berkeringat dan tampak berantakan. Kerudung yang sedang dipakai sangat tidak jelas bentukannya. Hanya diikat dua ujungnya di leher. Sabella langsung mendekat, wajahnya pucat. “Mama Intan, tolong… lihat Mas Ben di kamarku,” ucapnya terbata. Wajahnya begitu pucat dan panik.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as sabuk inten
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status