SELIR HATI
Setiap kali mereka bertemu, selalu ada jarak yang tak terlihat, seperti dua orang asing yang berpura-pura mengenal.
Padahal dulu... cukup satu senyum kecil darinya, dunia terasa tenang.
Gita mengusap ujung matanya, lalu berkata lirih, “Mungkin aku yang berubah, ya, Sar?”
Sari menatapnya. “Saya rasa bukan berubah, tapi terlalu sering menahan.”
“Menahan apa?”
“Nyonya, menahan kecewa, dan menahan kata yang seharusnya diucapkan," ucap Sari.