Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Menjadi Tawanan Takdir sang Alpha

Burung itu membawa sebuah pesan kecil di kakinya. Kael bangkit dan mengambil pesan itu. Setelah membacanya, rahangnya mengeras. Ia meremas kertas itu hingga menjadi abu di tangannya. "Ada apa, Kael?" tanya Lyra cemas. "Selena. Dia tidak melarikan diri. Dia pergi ke wilayah timur untuk mencari aliansi baru. Dan dia tidak sendirian," jawab Kael dingin. "Siapa yang bersamanya?"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

Sudah bisa update kbm persi terbaru belum? Next kilat, yuk! Salam hangat 🤗🤗
9.4197.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

Alhasil Eka menawarkan Selena untuk mengantarkannya ke rumah kontrakan Andra dan Kinan. "Mas bisa jelaskan dia siapa?" tanya Kinan dengan raut wajah bingung karena melihat Selena terus merengek persis seperti anak kecil tidak kebagian balon. "Emm nanti aku akan jelaskan yang penting sekarang aku mau ngusir si kadal betina itu dulu ya." "Pfftt, hahaha kadal betina? Ada-ada saja." Cup.
9.3106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
About Keenan

About Keenan

kata Kafka, nada suaranya menunjukkan ketidakpuasan. "Gimana caranya? Gue udah kepepet," ucap Keenan, tampak frustrasi. Kafka, yang terus memperhatikan Keenan dengan tatapan serius, bertanya, "Maksud lo?" Keenan menghela napas sebelum menjelaskan, "Semalem, gue dijodohin sama Clara. Dan pas gue disuruh ngajak Clara keluar, gue malah ketemu Claudia. Sejak saat itu, gue udah kebawa dalam drama ini."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

tanya Tatiana hati-hati. Kaliel terdiam sejenak, tangannya berhenti bergerak. "Selena. Selena Lily. Dia anak dari Giana Lily," jawab Kaliel dengan nada datar, seolah menyebutkan nama dari sebuah hantu yang sudah lama ia usir.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
Mengejar Berondong

Mengejar Berondong

Lea menghentikan laju mobilnya di tempat yang cukup sepi dan menatap Xavera lekat. “Apa maksud lo dengan status Kellan?” tanya Lea serius. Xavera menggigit bibirnya kuat dan menoleh ke arah Lea perlahan. “Kellan itu—duda!” ****** Nah looooh wkwkkwkw
1070.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
Inferno Kelam

Inferno Kelam

Senyum lebar tersungging di wajahnya. "Apa kau ingin mencicipinya?" tanyanya. "Aku belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," jawabku jujur. Cairan kental berwarna putih susu itu mengalir keluar dari kejantanannya, namun dia menahannya agar tidak tumpah. "Cobalah. Rasanya enak; aku pernah mencicipinya dari pasangan kita yang lain sebelumnya," ujarnya.
131 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

“Aku masih sayang hidupku.” Helena yang sedari tadi memeluk lutut di sudut ruangan mendongak, rambut cokelat keemasannya tergerai berantakan. “Lalu aku?” tanyanya cepat. Kevin menggeser pandangannya. “Kau jadi adik perempuanku—cerdas tapi keras kepala. Namamu Celine Drakarian.” Helena langsung tersenyum lebar, matanya berbinar. “Wow! Aku akan berusaha jadi yang terbaik!” katanya sambil mengangkat tangan seolah sedang bersumpah.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
Dear Helva

Dear Helva

“Kenapa memangnya? Dia kan senior juga?” “Nggak apa-apa, sih, tapi buat dapat tanda tangan dia itu nggak mudah, Hel. Gue harus akui, lo beruntung. Itu pujian,” kata Clara. Helva hanya menganggukkan kepalanya. Perharian Clara tertuju pada sosok mahasiswi yang tadi bertemu Helva yang matanya tampak hitam itu, dia tampak menjauh dari kantin. “Eh, lo jangan sampai dapat tanda tangan dia, ya,” bisik Clara sambil menunjuk gadis itu bersama dua temannya yang tampak centik dan bosy.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
Mas Sena

Mas Sena

“Eh, lepas, “ Sena justru mempererat genggamannya dan menarik Zelina pulang. sepanjang jalan Zelina hanya diam dan menampakkan wajahanya yang masam. “Lepasin tangan gue,” “Lepasin woi, denger gak sih?” “Dasar tua tua keladi,” Sontak Sena menatap kea rah Zelina. “Kamu bilang apa? saya tua tua keladi?” “Iya Lah, apa kalau gak keladi, udah tua masih sendiri,” “Tapi kamu mau kan? dan hampir saja kita….,” “Cukup, gue gak mau denger. Lepasin. Gue mau pulang,”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai said kelana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status