Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Desahan Dikamar Tamu

Desahan Dikamar Tamu

Ucapan Mas Gun barusan lebih jauh menarik dari teh melati buatan Aminah. "Nggak apa-apa, Om, Hasan diposisi sekarang." Astaga naga Bonar, sumpah demi apapun, ini kali pertama aku jengkel dengan keputusan Hasan. Bisa-bisanya dia menolak tawaran emas.
1042.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 985 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

seru Ibnu “Apa? Selama ini lo kenal sama mayatnya tapi lo bungkam?” tanya Risky “Bukan! Tadi gue lihat di FYP sosial media gue... ternyata dia seorang influencer. Influencer Joshua,” ungkap Ibnu “Siapa?” bingung Risky “Duh! Dia influencer semacam artis sosial media begitu deh! Kita balik kantor sekarang! Gue sudah tahu jawabannya sekarang!”
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Salah Kamar

Salah Kamar

'Baik Bapak," ucap Asti singkat. "Segera setelah kamu dapat informasi tolong beritahu Saya," ucap Kevin Dinata. Kevin bergegas meninggalkan Asti dan kemudian berjalan masuk ke dalam ruangan kerja Kevin Dinata, CEO Grup Dinata. Kevin kemudian duduk di sofa yang ada dalam ruangan kerja itu dengan berbagai macam hal memenuhi hati dan pikiran Kevin Dirga. Kevin Dinata berpikir mengenai perkataan sekretarisnya, Asti yang melihat Raisa ada di kantor Grup Dirga dan berjalan bersama-sama dengan CEO Grup Dirga.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Mendadak Sah

Mendadak Sah

"Kalau gitu perkenalkan, Mbak. Nama saya Bibi Sari, asisten rumah tangga di sini. Kalau ini Pak Yanto, satpam sekaligus suami saya." Fasya mengangguk mengerti dan tersenyum, "Salam kenal ya Bibi Sari.. Pak Yanto." "Kalau gitu Mbak Fasya masuk aja dulu. Biar barangnya kita yang bawa nanti." Fasya mengangguk dan tersenyum manis. Dia berlalu menuju pintu utama dengan membawa tas kecil berisi alat riasnya. Pintu yang terbuka lebar membuat Fasya langsung berjalan masuk. Langkahnya terhenti saat melihat Adnan sedang duduk berhadapan dengan Kakek Faris.
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Istri Sah, sang Presdir Dingin

Istri Sah, sang Presdir Dingin

Adelia tidak pernah tahu kehidupan seperti apa yang dijalani Tasya di Prancis. Saat ini ketika didengarnya Zayn punya satu ayah angkat, dan lagi dia menceritakannya dengan sorot mata penuh bangga dan kagum, tak diragukan lagi, da pasti menyukai pria itu. Dengan penuh bangga Zayn berkata. "Nama ayah angkatku adalah Khiar, dia adalah orang yang memperlakukanku dan Mama paling baik."
9.444.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Kemal meraih satu buku paket, yang aku tebak itu adalah paket matematika dan menyerahkannya kepada Sae yang masih tersenyum ke arahnya. “Gue yang salah. Eh, iya lu lihat si Ahmad?” tanya Kemal sambil menyerahkan buku itu pada Sae. Lelaki yang berdiri di hadapannya itu meraihnya, lantas menggeleng menanggapi ucapan Kemal. “Belum lihat dari tadi. Coba kamu cek di belakang kanti. Kan, biasanya mereka di sana?” ucap Sae sambil memiringkan sedikit kepalanya.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Rahim Kedua

Rahim Kedua

sahut laki-laki yang kebingungan tersebut. “Aku Aliya.” “Eh…? Aliya? Emm maksudku nona Aliya?” “Iya, kenapa? Apa aku tak boleh menghubungi rekan kerjaku?” “Boleh sih, hanya saja aku sedikit terkejut,” kekeh Sean. “Ada apa?” “Bisakah aku minta tolong padamu?’
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

pinta kyai Kholil. "Tapi, perjalanannya sangat jauh, Abah." "Tidak apa-apa, Nak. Ahmad--ayahnya Iklil adalah teman Abah, Abah harus kesana." "Yasudah, gimana Abah saja. Aku mengikuti."
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Imamku dari Seoul

Imamku dari Seoul

Haruskah Hamas mengakui tentang hubungannya dengan Sabiya? Idris menggigit bibir bawahnya, ingin nimbrung tetapi takut. "Dia," Idris mulai membuka suara. "Kak Hamas ini dosennya Kak Sabiya dulu waktu kuliah sekaligus teman. Umurnya tiga puluh satu tahun, golongan darah O, tinggi seratus tujuh puluh lima senti meter," jelas Idris panjang lebar sambil berusaha membuang semua kekhawatiran.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai saidah abu bakar ibrahim
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status