Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

"Puisi, karya sastra yang mengungkapkan perasaan, isi hati, dan juga pikiran. Juga bisa diambil dari sebuah pengalaman hidup. Puisi sebuah syair yang mengandung makna.” Para siswa memperhatikan Guru yang menjelaskan tentang puisi. Guru juga membacakan beberapa puisi, tentang perjuangan seorang jenderal dan juga puisi tentang romansa. Setelah menjelaskan tema pelajaran hari ini, Guru menutup bukunya. "Sekarang giliran kalian. Ambil kertas, dan kuas." Guru kembali ke mejanya. "Tulis satu puisi. Temanya tentang perjuangan.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as sajak puisi
Read
+Library
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as sajak puisi
Read
+Library
Terjerat Takdir Tuan Saka

Terjerat Takdir Tuan Saka

suara Saka pelan, namun dinginnya seperti pisau. "Aku menagih janji! Tuan janji akan menikahi aku!" seru Sarah. "Saya janji?" gumam Saka sinis, menoleh sedikit ke samping seraya tertawa tipis. "Jangan terlalu percaya dengan halusinasi kamu sendiri, Sarah." "Kamu pikir saya mau menikahi makhluk oportunis yang modalnya hanya wajah dan mulut manis seperti kamu?" Saka menyeringai tipis, penuh sinis.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as sajak puisi
Read
+Library
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

Gerakan seperti tarian wayang orang, tegas, kaku, tapi ganas. Namun, Saka bisa mengimbangi dengan jurusnya. Ciri khasnya lebih sering sempoyongan seperti orang mabuk. Lebih parah dari jurus Congcorang Mabok. Gerakan Saka kadang-kadang seperti hendak jatuh, tapi cepat berdiri lagi. Bumbung tuaknya dimainkan sedemikian rupa. Kadang dilempar ke atas lalu ditangkap lagi. Boma Sagara cukup terkesima melihat jurus lawan. Dia tidak pernah melihat sebelumnya. Dia memang sudah mendengar tentang Saka yang dulu disangka sudah tewas.
1032.8K viewsCompletedAdded to Library 919 Times as sajak puisi
Read
+Library
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Aku langsung menoleh tajam, wajahku memanas. "Jangan ganggu aku! Ini penting!" bentakku. "Serius amat sih," katanya sambil terkikik, jelas menikmati lihat aku uring-uringan. Akhirnya, setelah hampir satu jam bertengkar kecil, kami selesai juga. Mading itu penuh dengan tempelan konsep acara, tanggal pementasan, serta formulir pendaftaran untuk yang mau tampil. Baik menyanyi, menari, drama, atau baca puisi.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as sajak puisi
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Itulah Pajajaran sejati, bukan sekedar kerajaan, bukan tanah, tapi kesadaran yang hidup di antara rasa dan waktu.” Kemudian terlihat cahaya lembut turun dari langit, menyentuh bilah Kujang Layung yang terbaring di pangkuannya. Cahaya itu berubah menjadi untaian simbol aksara kuno, berputar mengelilinginya dan membentuk tulisan yang bersinar: “Sangkan Paraning Rasa — Teu meunang pareum, teu meunang leungit.” (Asal dan tujuan rasa — tak boleh padam, tak boleh hilang.)
101.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as sajak puisi
Read
+Library
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Dia tanpa pikiran yang membuat kita berpikiran. Dia adalah kita dan kita adalah dia. Namun, dia tak pernah mengakuinya." Puisi sederhana itu, selalu bisa membuat Andi merasa pusing. Selain bahasanya yang penuh misteri, penulisnya juga membuat Andi sangat penasaran. Karena setahunya, ayahnya sangat jarang menulis puisi dan tidak pernah terlihat menulis puisi seperti itu. Karena ayahnya dulu, lebih sering menulis artikel dan novel. Bahasa yang digunakan ayahnya juga biasanya lugas, keras dan pedas. Berbeda dengan bahasa penuh misteri dalam puisi itu.
9.93.2K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as sajak puisi
Read
+Library
Suka Tapi Tak Cinta

Suka Tapi Tak Cinta

“GUE JUGA BUKAN ORANG YANG GAMPANG MENYERAH DAN PENGECUT KAYAK LO!.” Chaos. Emosiku semakin terpancing, dan mulai mengeluarkan semua kata-kata yang ada di pikiranku saat itu tanpa menyaringnya lagi. “GUE BUKAN NYA NYERAH. TAPI GUE TAU DIRI. GAK KAYAK LO!” “TERUS APA MASALAHNYA SAMA LO?” “APA!” “YA APA” “APA” “APA”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as sajak puisi
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

“ Bukan coret – coret, tapi nulis mbak. ” “ Nulis apa emang ? ” “ Cerita. ” “ Kenapa nggak jadi penulis aja ? ” temannya yang laing menyaut bertanya “ Males aku. Kalau aku jadi penulis, kalian harus cari orang lain buat ngomong di pertemuan ini. ” Nyimas menjawab dengan wajah menantang. Suasana kemudian hening. Mas Damas sedikit cekikikan mendengar jawaban skat mat.
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as sajak puisi
Read
+Library
Kultivator Tangguh

Kultivator Tangguh

Sepeninggalnya tiga pelayan, Aji Saka dan Juminten bersama para pengikutnya, langsung menikmati hidangan daging bakar hewan buas, dan minuman tuak Dewa yang sangat menyegarkan. "Selama ini, kalian tinggal dimana?" Tanya Aji Saka. "Kami tinggal didekat sebuah Goa, disebelah barat danau," jawab Sanjaya. "Kenapa tidak didalam Goa?" Tanya Aji Saka merasa heran. "Sudah kami coba, namun tidak bisa masuk kedalamnya, karena ada sebuah pagar ghaib yang menghalanginya," jawab Ki Sanjaya lagi.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as sajak puisi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status