Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Baru juga kemarin aku melayang-layang karena senyumnya, sekarang aku malah jatuh dengan keras dan memalukan tepat di depannya. Semua ini karna olok-olokan itu. Apa salahnya dia memberikan sapu tangannya saja tanpa mengejekku. Aku tau itu sarkasme tapi di depan banyak orang seperti itu, di depan Si Lesung Pipi juga, sudah sangat jelas dia sengaja melakukannya. *** “Puisi kontemporer adalah puisi yang sudah tidak terikat dengan aturan baku puisi lama, puisi ini sifatnya lebih modern dan...”
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

“Kau boleh tanya apa saja. Tidak... aku belum menerima email dari Saskia. Dia sudah bersama keluarganya sekarang. Dia sudah mengingat semuanya. Itu berarti dia sudah menjadi seperti seharusnya. Semua sudah seperti yang seharusnya. Aku adalah Saka, bukan Arjuna. Aku dan Saskia adalah teman, tidak lebih, tidak sejak dulu, tidak juga di kemudian hari, karena sudah ada Agnia di hatiku kini.” Aku tertawa kecil mendengarnya. “Kau sedikit romantis.” Aku mengangkat alis, menggoda. Lalu kami tertawa. “Kamu, ada yang ingin ditanyakan?” Saka berpikir sejenak, lalu mengangguk. “Bukan pertanyaan, aku hanya ingin kamu tahu. Hmm.. aku belum pernah berpacaran. Jadi...” dia menggaruk kepalanya. “Maaf kalau b
10871 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Florida dalam 3 jilid (Javanese literature in Surakarta manuscripts, 1993, 2000, 2012), sungguh tak memikat kita sedikitpun untuk sekadar menengoknya. Perlu diketahui, warisan tembang dalam bentuk macapat (genre puisi yang dimaksudkan untuk ditembangkan) yang dipakai untuk menuliskan pengetahuan orang Jawa dalam bentuk serat maupun babad, korpus terbesarnya (menurut keterangan Nancy K. Florida) diisi oleh genre Suluk (sebuah istilah tasawuf yang dipakai untuk menamai kesusateraan macapat Jawa untuk mengungkapkan keilmuan Sufi di Jawa). Oleh karenanya tak terhitung lagi, karena menempati porsi besar dalam kesasteraan Jawa, berapa karya Suluk yang terlahir sejak era Pajang, Cirebon, Banten, hi
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
Asa diujung Sajadah#book2

Asa diujung Sajadah#book2

Bagaimana mungkin Jihan mencarinya ke rumah? Sementara Jihan yang telah duduk manis di sofa, memandangi seantero ruang tamu Salsa. Dari pemandangan sekilas ini ia telah bisa menarik satu kesimpulan. Bahwa Naima dan Ammar ini mempunyai satu kesamaan, yaitu mereka berdua suka melukis. Ini terlihat dari beberapa lukisan yang dipajang di ruang tamu ini. Naima dan Ammar sangat bertalenta. Lukisan keduanya benar-benar hidup. Lukisan dua ekor kuda yang tengah berlari ini misalnya. Perpaduan warna dan apiknya lukisan, membuat dua ekor kuda itu terlihat seperti dipotret saja.
10101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dalam Cengkeraman Empat Sultan

Dan Emma takut— Namanya bukan salah satu. Pak Mahesa terdiam sambil memperhatikan Raka beberapa saat sebelum angkat bicara. “Menarik,” gumamnya pelan. “Puisi kamu terasa seperti seseorang yang kehilangan sesuatu, tapi terlambat menyadari nilainya.” Raka tidak langsung menjawab. Cowok itu hanya memutar pulpennya pelan di antara jari-jari panjangnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
POEDJAN

POEDJAN

Sepertinya, Mustika akan jatuh cinta lagi pada Dedeng yang telah bertahun-tahun membuatnya jatuh di tempat yang menyenangkan. Setelah acara rayu-merayu, Dedeng menghabiskan nasi goreng kecapnya dan pergi menuju kator surat kabar yang pagi-pagi sudah ribut perihal sebuah karya dari seorang pujangga misterius mengenai keadilan dan kemerdekaan bagi umat manusia. Agak memusingkan, memang. Namun surat kabarnya sudah dikirimi sebuah karya puitis penuh harap dan penuh intrik. Dedeng yakin, cuan mengalir di tengah-tengah perselisihan nantinya. ***
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

seru Taja semangat, menyebut istilah itu. "Apa makna Syair Sokkha?!" terdengar asing di telinga, Taja garuk-garuk kepala lagi, mencoba untuk memahami makna syair yang dilantunkan Radhit. Terasa menggugah bahagia terdalam jiwanya. "Penggugah Jiwa Pecinta!" seru Radhit, terlihat berbinar. Ia mengakhiri gerakan laksana tarian pemuda.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Betul sekali, terima kasih Melia dan Jensen.” Aku menerangkan sedikit materi tentang puisi dan memberikan contoh puisi dari penyair-penyair hebat di Indonesia, seperti Chairil Anwar, Khalil Gibran, dan Sapardi Djoko Damono. Mereka sangat antusias membacakan puisi-puisi yang aku tampilkan lewat layar proyektor. “Nah, sekarang kalian coba tulis puisi mau tentang ayah, ibu, atau keduanya. Waktunya tiga puluh menit. Nanti Kakak periksa hasilnya.”
9.815.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai sajak puisi
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

“Abah Saya datang kemari di beri info dari ki Slamet.” “Ki Slamet?” “Iya, Saya dari Karawang Mbah dengan Lestari.” “Ya, Ki Slamet saya paham, Neng ada rencana apa datang kesini?” “Saya ingin pasang susuk Abah.” “Susuk apa Neng?” “Saya seorang sinden dan penari jaipong abah, kira-kira susuk apa yang pantas buatku?” “Susuk itu banyak Neng, ada susuk kantil, susuk emas atau susuk berlian, semua itu ada tingkatannya untuk membuka aura.”
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai sajak puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status