Cantik After Divorce (Janda Naik Kelas)
Dengan tangan gemetar, ia mengelap keringat dingin yang membasahi dahi Emir, berharap malam itu berlalu tanpa luka yang lebih dalam.
Namun, dalam hati kecilnya, Bik Laila merasakan bahwa penyakit yang diderita bosnya bukan hanya tentang fisik—melainkan luka batin yang tak pernah sembuh.
Tidak mau menganggu istirahat sang tuan, Bik Laila pun pergi. Menyisakan Emir yang mengeram sendirian. “Sial, aku sakit apa ini!”
Sudah beberapa minggu ia tersiksa akan rasa mual di perut, apalagi menghirup aroma berlebihan.