Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

Sementara itu, di saf belakang ada para wanita yaitu; Bu Salma, Cahaya, Mbok Sri dan dua orang ART lain. Momen yang jarang terjadi, karena biasanya mereka salat masing-masing di kamar. Dan jika dr. Hasan di rumah barulah mereka melaksanakan salat secara berjamaah seperti saat ini. Setelah salat berakhri, mereka menuju ke meja besar di mana berbagai menu masakan sudah tersedia di atasnya. Farel duduk di samping kursi Dokter Hasan berhadan langsung dengan kursi di mana Cahaya duduk. Gadis itu sebenarnya meminta izin pada sang ibu agar tidak ikut makan bersama malam ini. Perutnya masih sangat kenyang karena beberapa menit yang lalu dia sudah makan terlebih dahulu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Nasi Kotak

Nasi Kotak

NASI KOTAK BUATANKU DISHARE DI GROUP "Ibu-ibu … ada berita bagus. Mau tahu?" Bu Atik mendatangi kami yang sedang belanja di Pak Kasman. "Berita apa memangnya?" jawab seseibu. "Semua warga yang bekerja di tempat Pak Marno akan diajak makan enak di sebuah restaurant mewah. Termasuk pekerja sementara. Beserta keluarga masing-masing."
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Mantanku Datang setelah Suamiku Kembali pada Mantannya

Mantanku Datang setelah Suamiku Kembali pada Mantannya

kata Mas Aska sambil menyerahkannya dua kantong kresek berisi empat porsi rawon tanpa nasi. "Banyak banget tapi makasih sudah dibawain, Qiara pasti suka." Balasku lalu mempersilahkannya masuk. Tak berselang lama Mas Zamar beserta keluarga kecilnya tiba. Dengan membawa satu kantong buah jeruk juga dua bungkus martabak telur.
29.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

kedua alis Wrahaspati bertemu. “Sudahlah. Sudah. Aku mohon sekali, tolong jangan ada pertengkaran. Jika dibiarkan terlalu lama, semua makanan di depan kita ini rasanya akan jauh berbeda. Bisa-bisa nanti semua makanan ini tidak akan terasa lezat lagi. Mari. Mumpung semuanya masih hangat, kita makan bersama. Kita habiskan semuanya,” ujar Saloth, lembut. “Para Penjaga dari desa Jamahitpa, mari, kita makan,” Wakaru menambahkan.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Pria yang Tidur Denganku Ternyata Paman Tunanganku

Tampak seperti akan diadakannya jamuan di istana klasik. Jade memilih meja bundar yang terletak di sudut ruangan. Ia menarik kursi untuk Sasha duduk. Lalu ia pun duduk di hadapan Sasha. Seorang pelayan datang menghampiri. Ia memberikan buku menu. “Sudah siap dengan pesanan Anda, Tuan?” Jade melihat-lihat menu. “Saya mau T***s dan Paella untuk dua orang, lalu Crema Catalana, untuk minumnya Carajillo satu, dan kamu mau apa, Sha?”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Putera Mahkota

Menjadi Istri Putera Mahkota

Nama Hamdan terukir dengan indah disana. "Mama Noura memerintahkan saya untuk memastikan anda memakan sarapan anda. Setidaknya satu potong roti Raqaq dan semangkuk Al Harees. Hari ini akan menjadi hari yang berat nona," kata Salamah panjang lebar. Tanpa persetujuan Rebecca, Salamah menuangkan Al Harees ke mangkuk Rebecca. Menyerahkan mangkuk tersebut ke hadapan Rebecca, namun Salamah tetap berdiri di depan Rebecca seolah tengah menunggu Rebecca memakan sarapannya. Sepertinya Salamah dapat membaca keengganan Rebecca untuk sarapan.
9.74.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Cinta Sang Perwira

Pelabuhan Cinta Sang Perwira

Shasha menunjukkan piring yang sudah terisi nasi. "Cukup, Sha,” jawab Kaisar. "Mau pakai sate, gulai, tongseng, apa tengkleng?" Shasha menawarkan menu serba kambing yang ada di meja makan. "Sate saja.” Kaisar menunjuk potongan daging kambing yang ditusuk dengan bambu dan dibakar dengan bumbu kecap.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

ujar Bara mempersilahkan semuanya menikmati hidangan yang ada. Semua tampak bahagia makan bersama, sarapan yang spesial. Walaupun dalam hati mereka ada terselip rasa sedih untuk Salma. "Ini omelet kesukaan Tama dan Rikel," ujar mbok Inah sambil meletakkan omelet di piring keduanya. "Ini seperti buatan Umi, tapi rasanya gak sama," ujar Tama sambil menunduk.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Prahara Cinta Ustadz Tampan

Prahara Cinta Ustadz Tampan

Sayyidah memutar-mutar irisan jambu di dalam adonan bumbu rujak dengan perlahan. "Emangnya kamu sering ketemu sama Mas Azzam? Bukannya kamu berantem sama dia?" Qiara kembali mengernyitkan keningnya karena seingat perempuan itu, Sayyidah pernah dipermalukan oleh Azzam pada pertemuan mereka di saung Cemara beberapa waktu yang lalu.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai salat jamak qasar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status