SUAMIKU LUPA JALAN PULANG
"Aku pun ingin bangkit, Mita, ingin. Namun, kaki ini bagai tak bertulang, lemes banget. Pada kenyataannya orang-orang yang bilang aku ini cengeng dan lemah, mereka itu tidak merasakan apa yang alami. Bicara memang mudah, tapi prakteknya bagai menguras samudra Pasifik."
"Ah, terlalu mainstream banget harus menguras samudra. Ini, lho, ada Sahira yang tertawa melihat Budenya duduk manis saja di kursi, pengen di gendong nih, katanya," hibur Mita yang membuat bibir ini terbuka.
Hot Chapters