Kesempatan Kedua
“Gantung? Siapa yang digantung, Pa? Kakak? Kok, di gantung? Bisa meninggal dong anak mama.”
Mendengar ucapan Istrinya, Lautan justru semakin tertawa. Pria paruh baya itu, kemudian membawa tubuh sang istri kedalam pelukannya. “Bukan gantung secara harafiah, Ma. Akan tetapi, gantung yang kami maksud itu tentang hubungan Samudera dan wanita itu. Dimana Sam ingin serius, namun kekasihnya belum pasti, ingin maju atau mundur. Hubungan mereka jalan di tempat. Begitu maksudnya, cantik!” ucap Lautan sembari mengecup kepala istrinya.